Minggu, 18 November 2018

 Headline

Jadi Kapal Pesiar Terbesar yang Singgahi Ternate

Diposting pada 10/02/2018, 09:39 WIT
MS Artania, kapal pesiar terbesar yang pernah singgah di Ternate.JANUAR ALBUGIS FOR MALUT POST
MS Artania, kapal pesiar terbesar yang pernah singgah di Ternate.JANUAR ALBUGIS FOR MALUT POST

TERNATE – Kapal pesiar asal Inggris MV Artania berlabuh di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate pukul 7 pagi kemarin (9/2). Kapal dengan panjang 230,61 meter itu membawa 1.500 kru dan penumpang yang terdiri atas warga negara asing. Mereka mampir ke Ternate dalam rangkaian perjalanan wisata keliling dunia.

Kedatangan orang asing itu sontak menjadi tontonan tersendiri bagi warga kota. Kehadiran mereka mengingatkan pada peristiwa Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016 lalu.

Upacara penyambutan /oko kaha digelar untuk menyambut kedatangan para turis ini. Tari-tarian tradisional dan marching band pun ditampilkan. Gubernur Abdul Gani Kasuba menyempatkan diri menyambut para tamu ini.

Artania menjadi kapal pesiar terbesar yang pernah singgah di Ternate. Amatan Malut Post kemarin, warga Ternate memanfaatkan momentum tersebut untuk berfoto dengan latar belakang kapal mewah itu, juga bersama para turis.

Kedatangan tamu asing ini juga membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha. Terutama penjual kerajinan lokal dan pengelola destinasi wisata. Sejumlah guide tampak sibuk membawa tamu ke Danau Tolire, benteng-benteng, juga pasar tradisional Gamalama.

President Director BTBB Line Shipping Company Ternate Port Agent, H. Adnan Marhaban menuturkan, sebelum berlabuh di Ternate, Artania baru saja menempuh perjalanan panjang dari Filipina. “Saya ditunjuk sebagai agen di sini, karena ini kapal pesiar yang paling besar yang pernah bersandar di Pelabuhan Ahmad Yani. Total penumpang dan kru didalamnya mencapai 1.500 orang,” katanya.

Dia menuturkan, sejauh ini tak ada masalah dalam penerimaan tamu-tamu asing itu. Pemeriksaan yang dilakukan Bea Cukai, Karantina Kesehatan, Pelindo, dan Pelni tak menemukan adanya kendala apapun. ”Dengan dukungan semua pihak kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Pukul 5 sore nanti mereka sudah akan melanjutkan perjalanan,” tuturnya.

Sementara Kapten MS Artani Hansen Morthen Arne menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang dinilainya luar biasa itu. Menurutnya, dari sejumlah pelabuhan yang disinggahi, Ternate adalah yang paling nyaman. Penyambutan dengan tarian tradisional dan upacara adat membuat mereka merasa istimewa. “Kami merasa senang, ini pelabuhan yang sangat nyaman. Tarian juga asyik sekali,” ujarnya dalam bahasa Inggris.

Ulfa Zaenal, pemilik Parada Collection yang menjual beragam kerajinan local menyebutkan, souvenir dari biji pala dan buah menjadi barang dagangannya yang paling laris diburu wisatawan. “Banyak yang beli pakai uang dollar, tapi ada juga yang pakai Rupiah. Kita terima saja yang mata uang asing, nanti baru ditukarkan. Alhamdulillah hari ini dapat bersih sekitar Rp 2 juta,” ungkapnya.

Terpisah, Christine, salah satu turis asal Jeman, mengakui Ternate merupakan kota yang unik dan sangat indah. Terutama, warganya yang sangat ramah. ”I want to come back here again, because the people are friendly and the town is beautiful,” katanya.

Sementara itu beberapa turis lainnya mengaku telah mengetahui keunikan maupun budaya serta peninggalan yang ada di Kota Ternate. Seperti yang diakui Felix. Menurutnya, Kota Ternate membuatnya penasaran, sehingga meski dengan menggunakan kursi roda dia tetap ingin menjajaki beberapa lokasi wisata, terutama Benteng Oranje. ”Ternate is amazing and wonderful. Terima kasih. Yes, I want to come back again,” tandasnya.(tr-04/ikh/kai)

 

Share
Berita Terkait

Besok, Bioskop XXI Mulai Beroperasi

15/05/2018, 12:58 WIT

IPK Minimal CPNS Malut Resmi 2.50

19/09/2018, 12:59 WIT

Legu Gam Terancam tak Dilaksanakan

28/02/2018, 12:14 WIT

Investasi Bodong Makan Korban Lagi

16/04/2018, 12:26 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,29%)       :       (16,71%)

Dahlan Iskan