Headline

Bur-Jadi Ngotot Jegal AGK-YA

Diposting pada 12/02/2018, 14:31 WIT
.
.

TERNATE – Jelang penetapan pasangan calon peserta Pemilihan Gubernur Maluku Utara oleh Komisi Pemilihan Umum, bakal paslon Burhan Abdurahman-Ishak Jamaludin (Bur-Jadi) tampaknya masih ngotot menjegal langkah Abdul Gani Kasuba-M Al Yasin Ali (AGK-YA). Bur-Jadi memanfaatkan polemik Surat Keputusan (SK) dukungan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia untuk berusaha menggagalkan peluang AGK-YA di Pilgub Malut. Sebelumnya, PKPI memang mengeluarkan dua SK masing-masing untuk bapaslon Bur-Jadi dan AGK-YA.

Ketua Tim Pemenangan Bur-Jadi Ishak Naser menuturkan, meski PKPI menyebutkan memberikan dukungan ke AGK-YA, secara formal SK dukungan ke Bur-Jadi yang lebih dulu diterbitkan masih sah digunakan jagoannya. Pasalnya, sejauh ini Bur-Jadi belum menerima SK pencabutan dukungan PKPI. ”Sampai saat ini Bur-Jadi belum dapat SK pencabutan SK PKPI itu. Sehingga kami menganggap SK PKPI sah kami gunakan,” katanya saat dikonfirmasi Malut Post, Minggu (11/2).
Ishak menegaskan, Bur-Jadi tak akan tinggal diam jika KPU tetap meloloskan AGK-YA sebagai peserta Pemilu dengan SK PKPI. Menurutnya, tim Bur-Jadi akan tetap mengambil sikap. ”Tergantung putusan KPU. Kalau putusannya meloloskan AGK-YA dengan menggunakan SK PKPI, tentunya tim -Bur-Jadi tetap bersikap. Toh ada jalur hukumnya. Jadi kita tunggu saja bagaimana keputusan KPU besok (hari ini, Red),” tegas Ketua Partai NasDem Malut itu.

Ishak sendiri optimis pasangan yang diusung Partai NasDem, Hanura, Demokrat, PBB, PKB, dan PKPI itu akan lolos sebagai salah satu peserta Pilgub. "Sebagai Ketua Tim Pemenangan, saya yakin Bur-Jadi lolos dalam penetapan sebagai pasangan calon, karena semua syarat sudah dipenuhi," ujarnya.

Sebelumnya, Tim Hukum Bur-Jadi yang terdiri atas Penasehat Hukum Sarman Saroden, Ketua Media Center Risno Muhammad, dan Liaison Officer Rijal Effendi telah melayangkan surat keberatan ke KPU terkait lolosnya AGK-YA saat pendaftaran 9 Januari lalu. Namun hingga kini surat yang dilayangkan Jumat pekan lalu itu tidak mendapat respon KPU.

Hari ini, KPU Malut dijadwalkan melakukan pleno penetapan paslon di Kantor KPU, Sofifi. Selain Bur-Jadi, ketiga bapaslon lain juga optimis akan lolos menuju tahapan Pilgub berikutnya. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Malut Darwis Gorontalo kepada Malut Post mengatakan, AGK-YA selaku kandidat yang diusung PDIP dan PKPI bakal lolos sebagai paslon pada penetapan hari ini. "Sebagai partai pengusung, kami  sangat optimis dan yakin kalau pada rapat pleno penetapan pasangan calon ini KPU bakal meloloskan AGK-YA," katanya.

Optimisme Darwis ini didasarkan pada pemenuhan semua syarat calon dan syarat pencalonan saat pendaftaran lalu. ”Sudah dilengkapi sesuai permintaan KPU Malut. Semua berkas dan syarat-syaratnya sudah kita lengkapi semua, jadi pasangan yang diusung PDIP dan PKPI ini insha Allah lolos dan menjadi pasangan yang bakal memenangkan Pilgub di periode 2018-2023," terangnya.
Karena itu, Ewis -sapaan Darwis- meminta seluruh pendukung AGK-YA, baik pendukung partai, simpatisan dan relawan agar tetap bijaksana dalam menanggapi isu-isu politik. Sebagai partai penguasa, PDIP disebutnya harus menunjukkan contoh yang baik dalam berpolitik kepada masyarakat. "Kita harus ciptakan demokrasi di negeri ini menjadi demokrasi yang baik. Tanpa konflik tetapi aman dan damai hingga tahapan ini selesai," tutupnya.

Senada dengan Darwis dan Ishak, Sekretaris Partai Golkar Malut Hamid Usman juga mengaku optimis paket Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-Rivai) yang diusung Golkar dan PPP ini lolos sebagai paslon. "Semua syarat pencalonan dan syarat calon yang dimintai penyelenggara sudah dipenuhi. Karena itu kami yakin AHM-Rivai lolos 100 persen," tegasnya.

Sementara Juru Bicara bapaslon Muhammad Kasuba-Madjid Husen (MK-Maju) Abdurahman Salam juga menyatakan paket yang diusung oleh PKS, PAN dan Gerindra ini akan lolos sebagai paslon. "Ya, kami yakin MK-Maju lolos. Dan kami siap bertarung dalam Pilgub ini," ujarnya.

Ditemui dalam rapat pleno verifikasi faktual (verfak) 16 parpol di Grand Dafam Hotel kemarin, Ketua KPU Malut Syahrani Somadayo mengatakan jawaban atas surat keberatan tim Bur-Jadi atas diterimanya AGK-YA dalam pendaftaran akan terjawab pada pleno penetapan hari ini. "Bukannya kami tidak mau balas surat mereka. Tapi kami pikir penetapan sudah dekat. Karena itu jawaban atas surat itu akan terjawab pada pleno penetapan," terangnya.

Dia juga mengimbau agar tak ada konflik saat penetapan paslon hari ini. Syahrani menegaskan, KPU siap bertanggungjawab atas semua keputusan yang diambil. "Kalaupun ada pihak yang merasa dirugikan, silahkan diproses. Semua ada jalurnya. Asal kita menjaga kelancaran penetapan besok (hari ini). KPU siap bertanggungjawab atas semua keputusan yang diambil," tukasnya.

Ekstra Ketat
Sementara itu, Kepolisian Daerah (Polda) Malut menyiapkan pengamanan ekstra pada penetapan paslon Pilgub hari ini. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.000 personel kepolisian beserta kendaraan taktis akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan secara khusus.

Kapolda Brigjen (Pol) Achmat Juri mengatakan, sebanyak 1.000 personel beserta semua kelengkapan keamanan akan dikerahan ke Sofifi maupun di Ternate sebagai pusat pergerakan masyarakat. ”Semua kelengkapan yang kita miliki ini difokuskan baik di Sofifi sebagai tempat pelaksanaannya dan Kota Ternate sebagai pusat pergerakan masyarakat," kemarin (11/2).

Menurut Kapolda, saat ini seluruh lokasi pengamanan di Kantor KPU Provinsi telah di-setting sedemikian rupa untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Semua kekuatan itu disiapkan apabila hal-hal yang tidak diinginkan sewaktu-waktu terjadi maka dapat diminimalisir. ”Kita tempatkan personel itu masing-masing, baik di Ternate dan di Sofifi juga banyak personel. Jadi kekutan kita berimbang antara Ternate dengan Sofifi,” ujarnya.

Dijelaskannya, pihaknya tidak underestimated dalam pengamanan penetapan pasangan calon nanti. Untuk itu semua perlengkapan yang dimiliki akan diterjunkan secara optimal. Saat ini, kata dia, kelengkapan keamanan seperti watercanon dan anjing pelacak sudah dikerahkan ke titik-titik pengamanan.

Kapolda menambahkan, saat ini wilayah Malut sudah sangat aman dan bahagia. Sehingga kebahagiaanitu jangan dibuat rusak hanya karena Pilkada. Dia juga sudah memerintahkan seluruh Kapolres jajaran untuk tetap menjaga situasi aman dan kondusif di wilayah masing-masing, sehingga Pilkada bisa berjalan aman. ”Mari kita sambut pesta demokrasi dengan aman, tertib, ramah, damai, rukun dan harmonis,” ajaknya.(tr-01/tr-03/kai)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan