Rabu, 24 Juli 2019

 Headline
MALUT POST / INTERNASIONAL / Ekspektasi di Asian Games

Ekspektasi di Asian Games

Diposting pada 03/03/2018, 14:50 WIT
LUIS Milla
LUIS Milla

JAKARTA - Manager meeting seminar yang digelar PT Liga Indonesia Baru (LIB) dalam dua hari kemarin (1-2 Maret) menjadi momentum untuk membicarakan regulasi dan menyinggung jadwal kompetisi. Termasuk di antaranya yakni sinkronisasi antara jadwal pemusatan latihan Timnas di semua jenjang usia dengan draft jadwal kompetisi yang sudah ada.
Rencana mempertemukan pelatih Timnas U-23, Luis Milla Aspas dengan manajer dan pelatih 18 klub Liga 1 2018 terpaksa batal. Informasi yang diterima Jawa Pos yang bersangkutan sedang sakit. “Kami akan cari waktu lain, kami hadirkan PSSI dan timnas hadir, untuk menjelaskan kepada semua klub,” terang Tigorshalom Boboy, Chief Operation Officer (COO) PT LIB.
Dengan begitu, tidak ada lagi persoalan dikemudian hari terkait rencana TC timnas berjalannya kompetisi Liga 1 2018. Sebagaimana diketahui, Luis Milla sudah merencanakan TC berjalan setiap bulan sekali hingga Agustus mendatang, sebelum gelaran Asian Games 2018. Bahkan pada akhir Maret ini, Timnas juga disiapkan untuk mengikuti FIFA Matchday menghadapi Singapura, 21 Maret 2018. Dari pihak klub, Syarifudin Ardasa, asisten manajer Barito Putera sebenarnya keberatan dengan jadwal TC seperti itu. Saat ini ada tiga pemain Barito yang masuk skuad Timnas U-23. Antara lain, Hansamu Yama Pranata, Dandi Maulana dan Gavin Kwan Adsit. Persoalannya adalah, ketiga pemain masuk dalam skuad utama mereka.
“Kami sudah berikan spesial rekues via coach Bima Sakti agar mempertimbangkan,” terangnya. Sedangkan pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro pemanggilan untuk Timnas menjadi kebanggaan tersendiri.
Selain di Timnas U-23, Bali United juga punya pemain di Timnas U-19 via Hanis Saghara dan Feby Eka Putra. “Kami prinsipnya mendukung penuh agenda timnas, tetapi saya kira ada kebijakan bila kami membutuhkan pemain untuk Piala AFC, seperti yang sudah-sudah,” beber Widodo.
TC berjalan yang diterapkan Milla kali ini juga teramat penting. Sebab, Ada ekspektasi besar dari masyarakat dan PSSI terkait prestasi timnas di ajang Asian Games 2018. Bahkan sebelumnya, Edy Rahmayadi sempat menyebut target besar hingga finis di empat besar alias semifinal multievent olahraga se Asia itu.
Namun yang patut diingat yakni, PSSI kini memberikan kebijakan agar pemain bisa berkembang di kompetisi. Artinya, TC Timnas memang untuk melakukan finishing atas kemampuan para pemain. “Itu sudah kami sepakati sebelumnya, bahwa pemain memang akan diberikan kesempatan seluas-luasnya di kompetisi,” ujar Ratu Tisha Destria, Sekjen PSSI Februari lalu. (jpg/yun)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan