Kamis, 12 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Komisioner KPU Terlibat Tabrakan, Satu Tewas

Komisioner KPU Terlibat Tabrakan, Satu Tewas

Diposting pada 30/03/2018, 13:30 WIT
RUSAK BERAT: Mobil yang terlibat lakalantas di Gunung Roti, Weda, tampak mengalami kerusakan berat. Akibat kecelakan tersebut, Kamis (29/3), satu orang dinyatakan tewas. LANTAS POLRES HALTENG FOR MALUT POST
RUSAK BERAT: Mobil yang terlibat lakalantas di Gunung Roti, Weda, tampak mengalami kerusakan berat. Akibat kecelakan tersebut, Kamis (29/3), satu orang dinyatakan tewas. LANTAS POLRES HALTENG FOR MALUT POST

WEDA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Tengah Muhammad Tilawah (38) terlibat dalam kecelakaan lalulintas. Mobil yang dikendarai Tilawah mengalami lepas ban sehingga menabrak mobil lain. Akibat lakalantas tersebut, satu kerabat warga Weda ini tewas karena patah leher.
Lakalantas tersebut bermula ketika Toyota Avanza yang dikendarai Tilawah melaju dari arah selatan menuju ke pusat kota Weda di utara, Kamis (29/3) sekira pukul 11 siang. Sesampainya di Gunung Roti, Desa Nusliko, Weda, mobil yang dipacu dengan kecepatan tinggi itu tiba-tiba mengalami lepas ban. Kedua ban BELAKANGnya mendadak terlepas sehingga mobil bernomor polisi DM 1560 E itu oleng.
Pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan meluncur pick up yang dikendarai Arman Jainda (29). Avanza yang oleng lantas memasuki jalur lawan dan menabrak bagian depan pick up bernopol DG 8275 K itu. Setelah tabrakan, Avanza milik Tilawah langsung terbalik.
Kepada Malut Post Arman Jainda menuturkan, ia tengah dalam perjalanan menuju Desa Loleo, Weda Selatan, ketika peristiwa nahas itu terjadi. Begitu melihat ban Avanza terlepas, ia mengaku langsung menghentikan mobil yang dikendarainya. Namun Avanza yang tengah melaju tak bisa dikendalikan dan tetap menabrak bagian depan mobil. "Saat itu kalau saya tidak berhenti kedua mobil akan jatuh ke jurang atau kami yang akan jatuh ke jurang," kata Arman.
//Pick up// yang dikendarai Arman mengalami kerusakan di bagian kaca depan kanan. Sedangkan Avanza yang terbalik di tepi jalan rusak di kaca depan dan belakang. "Saya hanya mengalami luka memar di bagian dada dan sudah ditangani oleh petugas medis di RSUD Weda," tutur Arman.
Jika nasib Arman masih sedikit baik, berbeda halnya dengan nasib rombongan Tilawah. Jusmin Jahir (24), salah satu kerabat Tilawah, harus kehilangan nyawanya akibat patah leher. Saat kecelakaan nahas itu, Tilawah, Jusmin, dan Yajid Akjid (34) baru saja kembali dari silaturahmi keluarga di Wairoro, Weda Selatan. ”Kami sempat bawa ke RSUD Weda, tapi setelah tiba di rumah sakit almarhum meninggal dunia. Jenazahnya langsung dibawa pulang ke kampung di Moreala, Patani Barat, untuk dikebumikan,” tutur Tilawah.
Tilawah mengaku, saat menurun di Gunung Roti, rem mobilnya blong. Karena tak dikendalikan, mobil itu lalu menabrak mobil lain yang melintas berlawanan arah. ”Saat turun gunung terjadi gangguan rem mobil sehingga kecelakaan pun tak terhindarkan. Saya hanya mengalami luka memar di bagian kepala,” ujarnya.
Sementara Kasat Lantas Polres Halteng AKP Bagus Nugraha membenarkan kejadian lakalantas tersebut. "Sementara ini masih dilakukan penyelidikan, nantinya akan disampaikan siapa saja yang akan ditetapkan sebagai tersangkanya," singkatnya.(wmj/kai)

 

Share
Berita Terkait

Panwascam Temukan Pemilih Ganda

05/04/2018, 12:34 WIT

18 Perusahaan Beroperasi di Halteng

28/03/2019, 12:18 WIT

WBN Siap Serap 15 Ribu Tenaga Lokal

31/08/2018, 12:40 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan