Sabtu, 20 Oktober 2018

 Headline

Kerasukan, Remaja Loncat ke Laut

Diposting pada 16/04/2018, 12:25 WIT
MAYAT: Kondisi Rahim Sengkang (34) saat ditemukan di kamar indekosnya, Jati, Sabtu (14/4)
MAYAT: Kondisi Rahim Sengkang (34) saat ditemukan di kamar indekosnya, Jati, Sabtu (14/4)

TERNATE – Entah apa yang ada di pikiran Ilham Usman (18), warga Gosoma, Tobelo, Halmahera Utara. Remaja itu tiba-tiba saja meloncat dari KMP Portlink VIII yang ditumpanginya, Jumat (13/4). Hingga berita ini diturunkan, Ilham belum juga ditemukan.
Informasi yang dihimpun Malut Post, insiden tersebut bermula ketika Ilham dan beberapa rekannya menumpangi kapal feri KMP Portlink VIII yang bertolak dari Bitung, Sulawesi Utara, menuju Ternate. Setibanya di perairan Pulau Hiri sekira pukul 9 pagi, tiba-tiba saja Ilham yang diduga kerasukan langsung meloncat dari atas kapal.
Ronald, salah satu rekan Ilham menuturkan, saat itu dirinya bersama salah satu rekan lainnya sedang duduk di bagian luar dek II. Ilham berdiri melamun tak jauh dari tempat mereka. "Tak lama kemudian dia bergabung dengan kami untuk mengisap rokok," tuturnya.
Menurut Ronald, Ilham kembali terlihat melamun. Ia lalu mengumandangkan azan dan mengunyah sebatang rokok seakan tengah mengunyah permen karet.
Ronald lantas menghampiri dan menanyakan tingkahnya. Namun Ilham membentak dan menyuruhnya untuk diam. ”Saya sedang diganggu makhluk halus,” kata Ronald menirukan perkataan Ilham.
Beberapa menit kemudian Ilham memuntahkan rokok dari dalam mulutnya dan berdiri hendak terjun ke laut. Spontan, Ronald menahan kakinya. Namun ia justru kena tendang Ilham di bagian dada beberapa kali. "Akhirnya pegangan saya terlepas. Dia lalu dengan cepat langsung meloncat ke laut," ungkapnya.
Ronald lalu berteriak meminta bantuan anak buah kapal (ABK). Salah satu ABK dan satu penumpang lainnya meloncat ke laut untuk memberikan pertolongan. Namun saat itu Ilham tak ditemukan lantaran arus yang begitu kuat. Pihak kapal kemudian menginformasikan kepada Syahbandar yang meneruskan ke Basarnas dan Ditpolair.
Tak lama kemudian tim gabungan Basarnas dan Ditpolair menuju lokasi kejadian dan memulai pencarian. Namun hingga hari ketiga pencarian kemarin (15/4), tim belum menemukan korban.
Kepala Kantor SAR Ternate Mustari saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya hingga kini masih melakukan pencarian. ”Hasilnya masih nihil, tim saat ini masih berusaha melakukan pencarian,” katanya kemarin.

Tewas di Indekos

Sementara itu, warga RT/RW 005/003 Kelurahan Jati, Ternate Selatan, mendadak heboh dengan penemuan mayat di sebuah kamar indekos, Sabtu (14/4), sekitar pukul 18.30 WIT. Mayat berjenis kelamin laki-laki yang diketahui bernama Rahim Sengkang (34) itu ditemukan dalam kondisi mulut berbusa dan sudah mengeluarkan bau. Korban dipastikan meninggal sejak dua hari lalu.
Informasi yang dihimpun, korban yang bekerja sebagai tukang rias itu Kamis (12/4) lalu sekira pukul 3 sore sempat meminjam uang Rp 100 ribu kepada Nuraini, pemilik indekos. Uang tersebut katanya untuk berobat ke dokter. Setelah diberikan, korban pamit untuk berobat. Ia pun tak lagi terlihat hingga ditemukan meninggal.
Jabida, salah satu penghuni indekos menuturkan, sore itu dirinya hendak mengangkat pakaian dari tali jemuran yang berdekatan dengan kamar korban. Saat itu ia melihat sandal milik korban berada di depan pintu kamar korban. "Saya lalu kasih tahu Arfan, pemilik tempat kos," tuturnya.
Mendengar keterangan tersebut, Arfan langsung menuju ke kamar korban untuk memastikan keberadaan korban. Sesampainya di depan kamar, Arfan memanggil-manggil korban namun tak ada jawaban. Ia lantas mengintip melalui ventilasi jendela dan melihat korban terlentang di tempat tidur dengan mulut mengeluarkan busa.
Arfan kemudian memanggil Nuraini dan Jabida untuk bersama-sama melihat korban dan mendapati korban sudah tak bernyawa. Ketiganya lantas menghubungi ketua RT setempat yang langsung melaporkan pada polisi.
Menurut keterangan salah satu keluarga korban, Kamis sore lalu sekitar pukul 5 korban sempat berkunjung ke rumah kerabatnya di Belakang RRI Kelurahan Soa, Ternate Tengah. ”Saat itu kata korban, dia baru keluar dari rumah sakit karena menderita sakit mag,” kata Amir, kakak ipar korban. Setelah pamit pulang, korban tak lagi kelihatan hingga Sabtu sore itu.
Badaruddin, Ketua RT setempat juga menyampaikan bahwa korban adalah penghuni tempat kos tersebut sejak tanggal 20 Desember 2017. Ia merupakan warga Desa Wayaloar, Obi, Kabupaten Halmahera Selatan. Ia juga diketahui bekerja sebagai tukang rias. Saat ditemukan, korban hanya memakai kaos dan celana dalam.
Sementara Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda saat ditemui di lokasi kejadian menuturkan pihaknya setelah mendapatkan informasi langsung turun ke TKP dan melakukan olah TKP. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit untuk divisum luar. Visum dilakukan untuk memastikan apakah ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. ”Kita belum bisa mengambil kesimpulan, untuk itu kita masih harus melakukan visum luar. Dari keterangan keluarga korban memang sebelumnya korban mengeluhkan sakit dan berobat ke RS. Makanya kita harus visum untuk memastikannya,” ujar Kapolres.(tr-03/kai)

 

Share
Berita Terkait

Player CV Ubay Jaya Ditahan

08/03/2018, 13:02 WIT

Dana Ratusan Miliar Menguap

09/03/2018, 12:54 WIT

Ayah Perkosa Anak Kandung

15/02/2018, 09:18 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,63%)       :       (16,37%)

Dahlan Iskan