Kamis, 12 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / JURNALISME / SITT Spanyol Beri Training Metode Telekonsultasi Klinis di Malut

SITT Spanyol Beri Training Metode Telekonsultasi Klinis di Malut

Diposting pada 08/05/2018, 12:47 WIT
OMPAK: Prof. dr. Nando Campanella (tengah) bersama Kepala Kantor Urusan Internasional-Unkhair, Roswita M. Aboe, S.Pd., MA (dua dari kiri), berpose usai kegiatan training
OMPAK: Prof. dr. Nando Campanella (tengah) bersama Kepala Kantor Urusan Internasional-Unkhair, Roswita M. Aboe, S.Pd., MA (dua dari kiri), berpose usai kegiatan training

BERTEPATAN dengan hari pendidikan Nasional, Rabu 2/5) lalu, SITT (Iberian Society of Telemedice and Telehealth) atau Komunitas Telemedice dan Telehealth Iberia, Spanyol mengadakan Training atau Pelatihan Metode Kesehatan Elektronik dan Konsultasi Klinis Jarak Jauh (Methodology and Clinical Teleconsultation). Training tersebut difasilitasi oleh Prof. dr. Nando Campanella (pakar Kesehatan Elektronik dan seorang ahli kanker asal Italy).
Kegiatan Training berlangsung selama 4 hari yang dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama tanggal 2 dan 3 Mei diperuntukkan bagi peserta mahasiswa khususnya Kesehatan Masyarakat dari Universitas Muhammadiyah. Dan pada sesi kedua tanggal 4 dan 5 Mei untuk praktisi kesehatan yaitu apoteker (dari Ikatan Apoteker Indonesia Maluku Utara) serta bidan dan perawat dari Poltekkes Ternate.
Training yang berlangsung di Aula Babullah gedung rektorat lantai 4 Universitas Khairun itu mengenalkan materi antara lain, konsultasi klinis jarak jauh, pengelolaan resep obat, manajemen perujukan pasien dari tingkat penyedia kesehatan tingkat desa (di pelosok) sampai tingkat rumah  sakit di kota besar.
Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah mengenalkan kepada calon praktisi kesehatan bagaimana teknologi internet serta Iptek dapat membantu dalam meminimalisir waktu, tenaga dan tempat terutama dalam menangani pasien yang sakit. Selain itu, manajemen yang berkaitan dengan konsultasi pasien mulai dari awal hingga akhir penanganan.
Sebagaimana diketahui bahwa, model perujukan pasien (sakit) yang ada di Indonesia sekarang ini terlalu banyak menyita waktu bahkan untuk diagnosa  sekalipun, seorang pasien sampai harus melakukan perjalanan jauh ke rumah sakit terlengkap untuk ditangani secara klinis.  Dr. Nando (yang pada tahun 2001- 2003 pernah bekerja di Maluku Utara) memberi penjelasan tentang perbedaan Unique Universal Health Service System (Sistem Pelayanan Kesehatan Universal dan Unik) yang ada di Eropa telah dicanangkan dengan teknologi layanan jarak jauh dan memiliki system pencatatan rekam medis pasien dalam bentuk elektronik.
Bahkan  rekam resep obat pasien telah dicatat dalam bentuk digital. Hal ini sangat efektif dan efisien, dimana  tidak akan lagi dibutuhkan salinan di kertas bahkan rak penyimpanan data pasien yang akan mendatangkan risiko data yang tercecer, hilang dan bahkan berulang-ulang pencatatannya.
Dalam sambutan penutup, Kepala Kantor Urusan Internasional-Unkhair, Roswita M. Aboe, S.Pd., MA yang menjadi penyelenggara training menyampaikan, tak lama lagi Sistem Konsultasi Kesehatan Jarak jauh sudah akan pasti diterapkan di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Untuk itu mahasiswa maupun praktisi kesehatan sudah harus mampu bersaing dan mengikuti perkembangan zaman di era teknologi tinggi ini.
Usai Pelatihan ini, SITT- Spanyol akan mengadakan penjajakan Kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unkhair terkait Metode Telekonsultasi Klinis dan bidang kesehatan lainnya. (*)
Pengirim: Kantor Urusan Internasional-Unkhair

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan