Headline

ASN Malut Pulang Furuk

Diposting pada 16/05/2018, 09:53 WIT
M Natsir Thaib
M Natsir Thaib

JAKARTA - Pemerintah melakukan penyesuaian jam kerja PNS, TNI, dan Polri. Jadwal kerja ini berlaku selama bulan Ramadan 1439 H. Adanya pengurangan jam kerja ini diikuti imbauan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) tak menambah-nambah hari libur.
Dikutip dari laman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 336 Tahun 2018 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan Polri pada Bulan Ramadan, jam kerja dikurangi satu jam dari biasanya. "Jumlah jam kerja bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima hari atau enam hari kerja menjadi 32,5 jam per minggu," bunyi keterangan tersebut.
Kebijakan ini diambil agar ASN yang melaksanakan puasa dapat meningkatkan ibadahnya. Menteri PAN-RB Asman Abnur berpesan agar pelayanan publik tetap berjalan dan ASN tidak mengabaikan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Maluku Utara M. Natsir Thaib mengimbau ASN Pemprov agar tidak menambah-nambah libur selama bulan puasa. "Jangan bikin libur pribadi, karena sesuai ketentuan tidak ada libur terutama di awal puasa," tegas Plt Gubernur melalui Kepala Biro Protokoler, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Armin Zakaria, Selasa (15/5).
Armin mengatakan, Wagub meminta agar pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), mampu mengkoordinir pegawainya untuk lebih meningkatkan disiplin aktivitas kantor selama bulan puasa. Dengan begitu, tidak ada lagi ASN yang menambah libur atau membuat libur pribadi, apalagi sebagian ASN telah menerima tunjangan tambahan penghasilan (TTP). "Peningkatan disiplin selama Ramadan ini karena sesuai edaran Kemenpan tahun ini libur nasional lebih panjang. Kurang lebih satu pekan, sehingga diminta agar selama bulan Ramadan tidak ada tambahan libur," terangnya.
Sementara Plt Wali Kota Ternate Abdullah Tahir menegaskan kepada seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kota Ternate agar tetap maksimal melaksanakan pelayanan selama Ramadan. "Saya harap dengan pengurangan jam kerja ini PNS tidak ada alasan. Karena Ramadan lalu pelayanan tidak maksimal, saya harap jangan karena Ramadan dijadikan alasan pelayanan tidak maksimal," tegasnya.
Abdullah mengatakan, pelayanan publik harus dimaksimalkan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. "Saya harap agar pelayanan ke masyarakat diikuti sesuai dengan jadwal jam kerja yang ditetapkan," harapnya.
Abdullah juga mengaku akan melakukan sidak di seluruh kelurahan dan SKPD untuk memastikan pelayanan jelang puasa. "Tetap akan disidak. Jangan sampai puasa PNS ini jadikan alasan untuk malas-malasan, saya harap itu tidak terjadi. Masuk kerja harus tepat waktu begitu juga dengan pulang kerja," ujarnya.(cr-05/udy/dtc/kai)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan