Kamis, 18 Oktober 2018

 Headline

Harga Hasil Bumi Terpuruk

Diposting pada 08/06/2018, 12:52 WIT
Aktivitas di Toko Hasil Bumi
Aktivitas di Toko Hasil Bumi

TERNATE - Petani di Maluku Utara terus terpuruk seiring dengan penurunan harga hasil bumi. Hingga jelang Idulfitri, harga hasil bumi belum menunjukan tanda-tanda membaik. Bahkan sejak satu pekan ini harganya turun.
Pantauan Malut Post sejumlah toko hasil bumi di Ternate kemarin (7/6), harga cengkih bervariasi antara Rp 95 ribu - Rp 98 ribu, sebelumnya Rp 100 ribu per kilogram. Harga cokelat turun dari Rp 27 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram. "Harga cokelat dan cengkeh mulai turun satu minggu terakhir ini. setiap hari harganya turun,” aku pemilik Toko Harapan Karya, Ronny. Dia menjelaskan permintaan cengkih dari luar negeri berkurang, sehingga mempengaruhi harga cengkih di Malut.
Di Toko Modern Raya, harga cengkih turun dari Rp 96 ribu menjadi Rp 95 ribu per  kilogram.  “Harga cengkih turun Rp 1000. Sedangkan cokelar juga turun, tadinya Rp 27 ribu kini Rp 23 ribu per kilogram,” aku Wati, karyawan Modern Raya. Harga pala dan fuli stabil, masing-masing Rp 60 ribu dan Rp 130 ribu per kilogram. Sementara menurut pemilik Toko Putra Daerah, Ko Scheng, harga kora gudang terus turun. sebelumnya Rp 5.800, kini Rp 5.200 per kilogram. Kopra harian harganya kini Rp 4.500 per kilogram. Sedangkan harga cokelat Rp 24 ribu per kilogram. “Harga hasil bumi di Malut disesuaikan dengan pasar luar negeri,” jelasnya. (mg-02/onk).

Harga hasil bumi di Ternate
Cengkih : Rp 95.000 - 98.000/kg
Pala : Rp 60.000/kg
Fuli : Rp 130.000/kg
Cokelat : Rp 23.000 - Rp 25.000/kg
Kopra gudang : Rp 5.200/kg
Kopra harian : Rp 4.500/kg

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,64%)       :       (16,36%)

Dahlan Iskan