Headline

Sepakat Denuklirisasi Semenanjung Korea

Diposting pada 13/06/2018, 12:34 WIT
TEMU PERDANA: Kim dan Trump akhirnya mencapai kesepakatan denuklirisasi Semenanjung Korea REUTERS
TEMU PERDANA: Kim dan Trump akhirnya mencapai kesepakatan denuklirisasi Semenanjung Korea REUTERS

SINGAPURA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menandatangani dokumen komprehensif. Penandatanganan dilakukan menyusul pertemuan bersejarah yang ditujukan untuk denuklirisasi semenanjung Korut, Selasa (12/6).
Meskipun pertemuan puncak ini hanya menandai dimulainya hubungan diplomatik, ini bisa membawa perubahan pada keamanan di Asia Timur Laut. Seperti halnya kunjungan mantan Presiden AS Richard Nixon ke Beijing pada 1972 yang menyebabkan transformasi Tiongkok.
Sebelum menandatangani surat komprehensif, Kim mengatakan, kedua pemimpin memiliki pertemuan bersejarah dan memutuskan untuk meninggalkan masa lalu di belakang. Dunia akan melihat perubahan besar. "Proses denuklirisasi akan terjadi sangat, sangat cepat", kata Trump dilansir Reuters, Selasa, (12/6).
Ia menambahkan, telah membentuk ikatan khusus dengan Kim dan hubungan dengan Korut akan sangat berbeda. "Ini akan mengarah ke hal ke lebih banyak dan lebih banyak lagi," kata Trump. Ditanya apakah dia akan mengundang Kim ke Gedung Putih, Trump mengatakan, ia akan mengundang Kim ke sana.
Selama berjalan-jalan setelah makan siang di taman-taman hotel Singapura tempat KTT diadakan, Trump mengatakan, KTT berjalan lebih baik dari yang diharapkan siapapun. Kim berdiri, diam di sampingnya, tetapi Pemimpin Korut itu sebelumnya menggambarkan pertemuan mereka sebagai awal yang baik untuk perdamaian.
Kim juga terdengar positif tentang prospek perdamaian. "Kami mengatasi semua skeptisisme dan spekulasi tentang KTT ini dan saya percaya bahwa ini awal yang baik untuk perdamaian," katanya.
Penandatanganan dilakukan di atas salah satu furnitur antik yang dibuat oleh pengrajin lokal pada 1939. Meja itu pernah digunakan oleh Mahkamah Agung Singapura dan sengaja dipinjam oleh kedutaan besar AS untuk pertemuan Trump dan Kim.
Pertemuan Kim dan Trump menandai pertama kalinya dalam sejarah ada pemimpin dari Korut dan AS yang bertatap muka secara langsung. Hubungan Korut dan AS sempat memanas sepanjang 2017 lalu, ketika Korut terus melakukan uji coba rudal dan nuklirnya. Kim dan Trump kerap silih melontarkan hinaan hingga ancaman perang.
Di saat yang sama, Korea Selatan dipimpin Presiden Moon Jae-in yang lebih mengedepankan pendekatan lunak terhadap negara tetangganya. Secara resmi, dua Korea masih berstatus musuh perang.
Keinginan Moon disambut perubahan mendadak Kim yang pada pidato akhir tahunnya menyatakan ingin memperbaiki hubungan dengan Korsel. Setelah itu, kedua negara sepakat memulai proses damai dan berdialog dengan pihak AS.
Dalam pertemuan kemarin, Trump berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan kepada Korut. Sementara Kim Jong Un menegaskan kembali komitmennya yang teguh menyelesaikan denuklirisasi Semenanjung Korea.
Keduanya yakin pembentukan hubungan baru AS-Korut akan memberikan kontribusi bagi perdamaian dan kemakmuran Semenanjung Korea dan dunia. Mereka juga mengakui, membangun kepercayaan bersama dapat mempromosikan denuklirisasi Semenanjung Korea.
Setelah mengakui bahwa KTT AS-Korut adalah peristiwa penting, Trump dan Kim Jong Un berkomitmen untuk menerapkan ketentuan dalam pernyataan bersama ini secara penuh dan cepat.

AS dan Korut berkomitmen untuk mengadakan negosiasi lanjutan yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, dan pejabat tingkat tinggi Korut yang relevan, sedini mungkin, untuk melaksanakan hasil KTT Korut-AS.
Trump mengatakan, ia akan menghentikan permainan perang sementara Kim berjanji untuk menghancurkan tempat uji coba rudal untuk membersihkan Semenanjung Korea dari senjata nuklir. Pertemuan puncak yang diadakan kemarin lantas merupakan perubahan yang luar biasa bagi keduanya.(jpc/cnn/kai)

Kesepakatan Trump-Kim Jong Un

1. AS dan Korut berkomitmen membangun hubungan baru AS-Korut sesuai keinginan masyarakat kedua negara untuk mencapai perdamaian dan kemakmuran

2. AS dan Korut akan bergabung dengan upaya mereka untuk membangun rezim perdamaian yang abadi dan stabil di Semenanjung Korea

3. Menegaskan kembali Deklarasi Panmunjom 27 April 2018, Korut berkomitmen bekerja menuju denuklirisasi lengkap Semenanjung Korea

4. AS dan Korut berkomitmen untuk memulihkan POW/MIA tetap, termasuk pemulangan segera dari mereka yang sudah diidentifikasi

 

Share
Berita Terkait

Rakyat Cabut Mandat BN

11/05/2018, 13:04 WIT

Pedrosa Terancam Absen Di Austin

12/04/2018, 12:40 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan