Headline

Sejumlah Pemain Asing Bakal Dicoret

Diposting pada 13/06/2018, 12:26 WIT
MILOS Krkotic
MILOS Krkotic

JAKARTA - Liga 1 2018 masih berjalan 13 pekan. Menjelang jeda putaran kedua setelah laga pekan ke-17 awal Juli nanti, klub-klub pun mulai berbenah. Ada yang menyatakan siap menambah pemain, ada juga yang ingin mencoret pemain mereka.
Yang menarik disorot adalah soal pemain asing. Beberapa klub bahkan sudah menegaskan bakal mencoret pemain asing. Selain Persija yang mencari penggawa asing tambahan dari Amerika Latin, ada juga PSIS Semarang yang ingin mengevaluasi legiun asing asal Asianya.
Prediksi tentang siapa pemain asing yang mungkin tercoret dan siapa klub yang paling getol harus berbenah menghadapi putaran kedua Liga 1 2018.

Milos Krkotic
Gelandang Bali United asal Montenegro Milos Krkotic adalah pemain yang disorot oleh Semeton Dewata, pendukung Bali United, karena sulit tampil apik. Sudah diberi kesempatan di delapan laga sebagai starter, dia gagal memuaskan. Justru, Krkotic gagal total mulai dari membuat assist, bahkan menjadi pencetak gol opsional dari lini kedua.

Boman Irie Aime
Bek Perseru Serui ini menjadi pemain yang paling kuat dicoret karena sejauh ini jarang dapat menit bermain. Ditambah lagi, pemain asal Pantai Gading tersebut juga sering mengalami cedera kambuhan di lututnya. Karena itu, meski masih berusia 28 tahun, peluang dia dibuang cukup besar.

Addison Alves
Striker asing Persija Jakarta asal Brasil ini memang tampil tak begitu buruk. Dia juag pernah menyumbangkan gol bagi tim Macan Kemayoran. Hanya, kebutuhan untuk menambah kekuatan di putaran kedua nanti, menjadikan opsi mencoret Addison Alves dari skuat cukup kuat.

Nikola Komazec
Striker asing Bhayangkara FC ini tampil masih jauh dari harapan. Dari 12 laga yang telah dijalani di Liga 1 2018 dia baru mencetak dua gol. Ketajamannya pun banyak dibandingkan dengan Ilija Spasojevic, eks striker Bhayangkara FC musim lalu. Karena itu, daftar namanya masuk dalam radar pemain yang besar kemungkinan dibuang oleh sang juara bertahan.
Di sisi lain, Persipura Jayapura tampaknya tengah mengalami masalah akhir-akhir ini. Usai liburan lebaran nanti, tim dengan julukan Mutiara Hitam tersebut akan mendapatkan evaluasi dari pelatih Peter Butler. Peter Butler sendiri saat ini memutuskan untuk pulang ke negara asalnya, Inggris, selama jeda kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Namun, Butler mengatakan bakal kembali ke Jayapura dengan bahan evaluasi.
Laga lawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (9/6), menjadi laga terakhir Persipura Jayapura sebelum jeda kompetisi karena Hari Raya Idul Fitri.
Pada laga itu, Persipura kalah dengan skor 0-2. Kekalahan ini semakin mencoreng rekor tandang Boaz Solossa dkk pada musim ini. Rekor buruk di laga tandang menjadi fokus evaluasi Butler.
"Saya pulang ke Inggris selama sepuluh hari dan setelah kembali membuat evaluasi untuk tim. Untuk para pemain yang akan libur, lebih baik untuk beristirahat," ujar Peter Butler.
Peter Butler merasa optimistis Persipura bisa menjadi tim yang lebih baik di sisa musim Liga 1 2018. Persipura masih punya 21 pertandingan yang harus dijalani hingga akhir musim nanti.
"Saya tidak takut untuk ke depannya. Serasa tidak ada masalah. Saya ingin maju terus," ujar pelatih kelahiran Halifax, Yorkshire, itu.
Persipura Jayapura sempat berada di puncak klasemen Liga 1 2018 karena tren positif yang mereka miliki ketika bertanding di Stadion Mandala, Jayapura, dalam lima laga kandang pertama. Namun, tak pernah sekali pun menang di laga tandang dan hasil imbang kontra PSM di laga kandang terakhir mereka membuat Persipura kini harus berada di posisi kelima dalam klasemen Liga 1 2018.
Pada laga berikutnya, Persipura Jayapura akan menghadapi Bhayangkara FC. Laga tersebut bakal berlangsung pada 7 Juli 2018. (jpnn/bln/yun)

 

Share
Berita Terkait

Zamroni Dipanggil Perkuat PSPS Riau

07/03/2018, 13:12 WIT

Rais Siap Bersaing Rebut Tempat

19/02/2018, 12:35 WIT

Puas Meski yang Ketiga

03/02/2018, 23:05 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan