Headline

Satu Pendaki Gamalama Hilang

Diposting pada 21/06/2018, 10:16 WIT
BERSIAP MENCARI: Tim gabungan Basarnas, Tagana, Mapala, dan warga berdoa bersama, malam tadi (20/6), sebelum memulai pencarian terhadap Rahmi Kadir, salah satu pendaki Gamalama yang hilang/ HIZBULLAH MUJI/MALUT POST
BERSIAP MENCARI: Tim gabungan Basarnas, Tagana, Mapala, dan warga berdoa bersama, malam tadi (20/6), sebelum memulai pencarian terhadap Rahmi Kadir, salah satu pendaki Gamalama yang hilang/ HIZBULLAH MUJI/MALUT POST

TERNATE – Seorang pendaki Gunung Gamalama dilaporkan hilang saat melakukan pendakian, Selasa (19/6). Pendaki perempuan bernama Rahmi Kadir (21) diketahui menghilang ketika berada di pos 5 puncak Gamalama. Saat ini, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap warga Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate tersebut.
Pencarian yang dipimpin Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Ternate tersebut melibatkan Taruna siaga Bencana (Tagana), mahasiswa pecinta alam, serta warga lokal. Tim yang terdiri atas 15 orang itu memulai pencarian malam tadi sekira pukul 21.00 WIT. Mereka mulai menyisir dari Kelurahan Moya, Ternate Tengah.
Rahmi diketahui melakukan pendakian bersama tujuh rekannya sejak pukul 11 siang, Selasa kemarin. Salah satu rekan pendakinya yang enggan namanya dikorankan menuturkan, mereka mengawali pendakian dengan meminta izin pada petugas Pemantau Gunung Gamalama. Setibanya di puncak, rombongan mendirikan tenda. ”Jadi sampai di keramat (makam tua, red), saya minta siapkan tenda dan langsung bikin tenda. Di situ dia juga masih pegang saya punya HP. Tapi abis itu saya sudah tidak perhatikan lagi,” tuturnya saat ditemui sebelum mengikuti pencarian malam tadi.
Rahmi dikabarkan sempat pamitan untuk buang air kecil. Begitu menyadari ada anggota rombongan yang kurang, rekan-rekannya mulai mencari-cari di sekitar tenda. Hasilnya nihil, Rahmi tak juga ditemukan. Mereka lantas memutuskan untuk kembali dan melaporkan kehilangan salah satu personel.
Kepala Seksi Operasional Basarnas, Syaiful Wijanarta menuturkan, pihaknya mendapat laporan kehilangan pukul 6 sore kemarin. Junaidi, ayah Rahmi, yang melaporkan langsung. Saat pendakian, adik kandung Rahmi, Ratna, juga ikut dalam rombongan tersebut. ”Jadi malamnya itu masih bersama adiknya Ratna. Mereka ada sebanyak delapan orang,” ucap Syaiful.
Dari informasi yang diperoleh Basarnas, Rahmi yang berstatus sebagai mahasiswa itu hilang di seputar lokasi yang disebut Kano-Kano. Basarnas sendiri berencana melakukan pencarian maksimal hingga 7 hari. ”Tapi sebelum itu kita sudah menemukan tanda-tanda korban setelah mendapatkan informasi. Sebelum ini juga dari teman-teman korban ada yang sudah standby di atas. Total ada lima rombongan yang lakukan pendakian kemarin, jadi ada empat rombongan lainnya yang masih di atas. Mudah-mudahan korban ikut dengan rombongan lainnya,” papar Syaiful.(tr-04/kai)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan