Minggu, 18 November 2018

 Headline

AGK Bantah Limpahkan Dukungan ke MK

Diposting pada 21/06/2018, 10:06 WIT
SILATURAHMI: MK mencium tangan AGK saat halal bi halal keluarga besar Kasuba di Desa Bibinoi, Bacan Timur Tengah, Halsel
SILATURAHMI: MK mencium tangan AGK saat halal bi halal keluarga besar Kasuba di Desa Bibinoi, Bacan Timur Tengah, Halsel

TERNATE – Tim Pemenangan pasangan calon gubernur-wakil gubernur Maluku Utara nomor urut 3 Abdul Gani Kasuba-M. Al Yasin Ali (AGK-YA) membantah isu yang santer beredar belakangan ini. Isu tersebut menyebutkan AGK telah memberikan dan melimpahkan dukungan kepada salah satu paslon yang juga merupakan adiknya, Muhammad Kasuba, untuk memenangi Pemilihan Gubernur Malut 2018.
Ketua Tim Pemenangan AGK-YA, Asrul Rasyid Ichsan mengatakan isu yang beredar di masyarakat dan media sosial bermula dari foto Ustaz Abdul Gani yang berpelukan dengan Muhammad Kasuba. Foto tersebut dijadikan pengalihan isu bahwa AGK yang diusung PDI Perjuangan, PKPI dan Partai Perindo memberikan dukungan kepada adiknya. Asrul menegaskan, foto tersebut merupakan silaturahmi Keluarga Besar Kasuba di Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, dan tidak berarti ada pelimpahan dukungan. "Foto tersebut silaturahmi Keluarga Besar Kasuba, jadi sangat wajar ada moment AGK berpelukan dengan MK. Jadi itu bukanlah bentuk dukungan AGK kepada MK," kata Asrul, Rabu (20/6).
Menurut dia, foto tersebut sudah dijadikan pengalihan isu AGK mendukung MK pada Pilgub Malut 2018. Padahal, sangat wajar kakak dan adik berlebaran serta saling bermaaf-maafan di hari yang fitri tersebut. "Tradisi saling memaafkan antara keluarga terlebih kakak dan adik sudah menjadi tradisi umat Islam di Indonesia termasuk di Maluku Utara. Jadi foto tersebut janganlah dijadikan alat untuk mengalihkan isu," ujarnya.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Malut ini mengimbau agar silaturahmi antara AGK dan MK saat menyambut Hari Raya Idul Fitri tidak dipolitisasi lagi. Sebab tak baik urusan agama dicampuradukan dalam politik, terlebih hanya untuk meraih kemenangan sesaat. "Masih menyambut Hari Raya Idul Fitri ini sangat diharapkan meraih kemenangan pada Pilgub Maluku Utara dengan cara-cara yang bersih dan tidak memanfaatkan moment keagamaan untuk dipolitisasi," ungkapnya.
Dia pun berharap keakraban seluruh paslon di Pilgub Malut 2018 bisa terus berlangsung hingga hari pencoblosan 27 Juni mendatang. Sehingga penyelenggaraan pilgub kali ini bisa berjalan dengan lancar, bersih dan tertib sesuai harapan masyarakat Malut. "Kepada seluruh tim pemenangan dan relawan, AGK-YA terus berjuang untuk memenangkan Pilgub Malut 2018 dan tidak menyerah hingga titik darah penghabisan," tegasnya.
Sementara itu, Politisi Senior PDI Perjuangan, Ikram Haris menjelaskan silaturahmi antara Ustaz Abdul Gani Kasuba dengan Muhammad Kasuba menunjukkan keakraban kakak dan adik dari Keluarga Kasuba walaupun sedang bersaing dalam Pilgub Malut 2018. Indahnya kebersamaan ini, sambung dia, jangan sampai dipolitisasi pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadi saja. "Ini bentuk keakraban Keluarga Kasuba walaupun sedang bersaing dalam politik. Sebagai seorang kakak, Ustaz Abdul Gani sudah menunjukkan sikap mengayomi seorang kakak kepada adiknya," jelasnya.
Dia menambahkan, keakraban dalam keluarga seperti yang ditunjukkan oleh Ustaz Abdul Gani kepada adiknya Muhammad Kasuba tidak hanya terjadi pada moment lebaran saja. Namun terjadi setiap saat, karena AGK tidak mau ada perpecahan dalam keluarga disebabkan perbedaan pandangan politik saja. "Sebagai kakak, AGK sudah menunjukkan dirinya terus menjaga keakraban dengan adiknya. Tidak pernah sekalipun beliau menyerang atau menjatuhkan Muhammad Kasuba. Hal ini perlu dicontoh oleh paslon lainnya," tutup Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Provinsi tersebut. (pn/kai/*)

 

Share
Berita Terkait

Pemprov Dapat 378 Formasi

10/09/2018, 12:49 WIT

Bur-Jadi dan MK-Maju Gugat KPU

15/02/2018, 09:49 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,29%)       :       (16,71%)

Dahlan Iskan