Minggu, 18 November 2018

 Headline

Tiga Paslon Saling Kejar

Diposting pada 28/06/2018, 13:13 WIT
HITUNG SUARA: Proses penghitungan suara di salah satu TPS di Kota Ternate, Rabu (27/6). Secara umum, jalannya pilkada di Maluku Utara berlangsung aman dan lancar. HIZBULLAH MUJI/MALUTPOST
HITUNG SUARA: Proses penghitungan suara di salah satu TPS di Kota Ternate, Rabu (27/6). Secara umum, jalannya pilkada di Maluku Utara berlangsung aman dan lancar. HIZBULLAH MUJI/MALUTPOST

TERNATE – Masyarakat Maluku Utara masih tenggelam dalam euforia pesta demokrasi lima tahunan. Usai melakukan pencoblosan kemarin (27/6), publik terus mengawal hasil perolehan suara. Pengawalan hasil pemilihan kepala daerah diikuti melalui hasil hitung Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun melalui hitung cepat lembaga survei.
Berdasarkan hitung cepat Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (kedaiKOPI), perolehan suara antara satu pasangan calon dengan paslon lainnya hanya selisih tipis. Hal ini tak ayal memunculkan klaim kemenangan sebelum adanya penetapan KPU. Sementara KPU sendiri baru akan melakukan rekapitulasi suara dan penetapan pemenang pilgub pada 9 Juli.
Hingga pukul 02.00 WIT dini hari tadi, KPU baru mengantongi suara masuk sebesar 51,05 persen (1.091 TPS dari total 2.137 TPS). Data yang dirilis KPU ini berdasarkan hasil scan form C1 dari tiap TPS. Dari 10 kabupaten/kota, baru KPU Tidore Kepulauan dan Pulau Morotai yang telah 100 persen memasukkan scan form C1-nya.
Hasil hitung KPU sementara mengunggulkan paslon nomor urut 2 Burhan Abdurahman-Ishak Jamaluddin. Pasangan yang diusung Partai Nasdem, Partai Hanura, Partai Demokrat, PKB dan PBB ini mengantongi 95.009 suara (32,55 persen). Bur-Jadi unggul di Kota Ternate dan Halmahera Timur.
Disusul pasangan nomor urut 3 Abdul Gani Kasuba-M. Al Yasin Ali dengan 83.836 suara (28,72 persen). Paslon yang diusung PDI Perjuangan, PKPI, dan Partai Perindo ini sementara unggul di Tikep, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, dan Halmahera Selatan.
Lalu pasangan nomor urut 1 Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-Rivai) dengan perolehan 81,128 suara (27,80 persen). Jagoan Partai Golkar dan PPP ini unggul di Kepulauan Sula, Pulau Taliabu, Pulau Morotai, dan Halmahera Utara.
Di posisi paling buncit adalah pasangan nomor urut 4 Muhammad Kasuba-A. Madjid Husen (MK-Maju) dengan 31.903 suara (10,93 persen). Pasangan usungan PKS, PAN, dan Partai Gerindra ini kalah di semua daerah.
Sementara itu, kedaiKOPI yang melakukan hitung cepat Pilgub Malut setidaknya tiga kali mengalami gangguan pada server hitung cepatnya. Hasil hitung cepat milik lembaga survei ini yang sempat di-//cover Malut Post ketika suara masuk mencapai 63,43 persen.
Dari perolehan tersebut, AGK-YA unggul sementara dengan 30,81 persen suara. Di posisi dua ada AHM-Rivai dengan perolehan 29,46 persen suara. Lalu Bur-Jadi dengan 28,39 persen suara. Sedangkan MK-Maju hanya mendapat 11,34 persen suara.
Menurut Ketua KPU Malut Syahrani Somadayo, penghitungan real count yang dilakukan KPU adalah valid. Sebab data berasal dari scan form C1 (hasil penghitungan TPS). Sementara untuk lima lembaga survei yang ikut menghitung hasil pilgub Malut dia mengaku dapat dipercaya datanya sebagai sampling. ”Namun sejauh ini kami belum menerima laporan hasil penghitungan quick count, termasuk dari kedaiKOPI. Mulai besok (hari ini, red) pleno dilakukan di tingkat PPK sampai tanggal 4 Juli dan pleno di tingkat KPU kabupaten/kota tanggal 8 dan 9 juli," terangnya.
Secara umum, pencoblosan dan penghitungan suara pilgub Malut berlangsung tertib, aman dan kondusif. Meski begitu, sempat terjadi beberapa insiden seperti pemilih yang datang mencoblos dengan hanya membawa kartu keluarga karena tidak mendapat undangan. Namun insiden-insiden semacam ini dapat cepat diselesaikan. "Alhamdulillah tidak ada informasi kekacauan di TPS, semuanya berjalan lancar," kata Syahrani saat ditemui di kantor KPU, Rabu (27/6).
Sementara itu, keempat pasangan calon melakukan pencoblosan di wilayah Malut. Tiga figur, yakni AGK, Burhan, dan Madjid mencoblos di Kota Ternate. AGK menyalurkan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) 005 Kelurahan Sangaji Utara, Kota Ternate Utara. Sedangkan Burhan mencoblos di TPS 005 Kelurahan Mangga Dua, Kota Ternate Selatan, dan Madjid di TPS 001 Kelurahan Jati Perumnas, Kota Ternate Selatan.
Calon gubernur petahana AGK tiba di TPS pukul 8 pagi bersama istri Faoniah Kasuba dan tiga anak mereka, Toriq Kasuba, Aminatul Azzahra Kasuba dan Nazlatan Ukhra Kasuba. Usai mencoblos, AGK langsung kembali ke rumah pribadi dan menuju bandara untuk melakukan pemantauan bersama forkopimda di beberapa kabupaten/kota. Pantauan dilakukan menggunakan pesawat Twin Otter.
Menariknya, baik AGK maupun Madjid keok di TPS sendiri. Di TPS AGK, data yang diambil langsung saat penghitungan suara menunjukkan Bur-Jadi unggul dengan 111 suara. Disusul paslon AGK-YA dengan 92 suara, AHM-Rivai dengan 59 suara, dan MK-Maju meraih 25 suara.
Kondisi yang sama terjadi di TPS Madjid. Pasangan Bur-Jadi menang telak dengan perolehan 130 suara, disusul AHM-Rivai 60 suara, AGK-YA 35 suara, dan MK-Maju sendiri hanya 30 suara. Sementara di TPS tempat Burhan mencoblos, Bur-Jadi meraih 122 suara, diekori AHM-rivai 64 suara, AGK-YA 29 suara, dan MK-Maju 16 suara.
Sementara cagub AHM melakukan pencoblosan di TPS 001 Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara, Pulau Taliabu. Gela merupakan kampung halaman politikus Partai Golkar ini. Usai mencoblos, AHM langsung kembali ke ibukota Taliabu, Bobong, untuk memantau penghitungan suara dimana ia dinyatakan menang telak di ibukota.
Di Halmahera Selatan, cagub MK memilih mencoblos di TPS 004 Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur. Meski politikus Partai Keadilan Sejahtera ini sebenarnya terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) Kota Ternate. Di TPS tempatnya mencoblos, MK dan pasangannya unggul dengan perolehan 111 suara. Disusul AHM-Rivai 109 suara, AGK-YA 71 suara, dan Bur-Jadi 17 suara.
Lalu ada cawagub Rivai Umar yang menyalurkan hak suaranya di TPS 002 Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, Halsel. Sama seperti MK, Rivai juga tak terdaftar di DPT dan menggunakan A5 dari Ternate. Di TPS-nya, Rivai bersama AHM juga unggul dengan 236 suara, lalu AGK-YA 155 suara, MK-Maju 61 suara, dan Bur-Jadi hanya 14 suara.
Pasangan Burhan, Ishak Jamaluddin, mencoblos di TPS 004 Desa Rawajaya, Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara dimana Bur-Jadi menang telak dengan perolehan 208 suara. Di urutan kedua ada AHM-Rivai dengan 26 suara, lalu AGK-YA 16 suara, dan MK-Maju 14 suara.
Sementara cawagub pasangan AGK, M. Al Yasin Ali, juga mencoblos di kampung halamannya, Halmahera Tengah. Yasin menyalurkan hak suara di TPS 001 Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda. Di TPS tersebut, ia dan AGK unggul jauh dengan perolehan 245 suara, disusul Bur-Jadi 32 suara, AHM-Rivai 25 suara, dan MK-Maju 11 suara.(udy/tr-01/cr-05/sam/rid/wmj/kai)

 

Share
Berita Terkait

Pemprov Dapat 378 Formasi

10/09/2018, 12:49 WIT

Bur-Jadi dan MK-Maju Gugat KPU

15/02/2018, 09:49 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,29%)       :       (16,71%)

Dahlan Iskan