Selasa, 18 September 2018

 Headline

DPK Perbankan Syariah Melambat

Diposting pada 11/07/2018, 09:18 WIT
Bank Indonesia (BI) Malut
Bank Indonesia (BI) Malut

TERNATE -  Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan syariah di Maluku Utara (Malut) triwulan  pertama 2018  sebesar 9,50 persen (yoy). Ini sesuai data yang dirilis Bank Indonesia (BI) Malut.
Kondisi tersebut menunjukan pertumbuhannya melambat dibandingkan dengan triwulan empat 2017 yang tercatat 16,07 persen (yoy). Namun demikian, peningkatan terjadi pada simpanan jenis giro yang naik dari sebelumnya sebesar 0,56 persen (yoy) menjadi positif 4,63 persen (yoy). Sementara itu, deposito syariah mengalami kinerja yang menurun secara signifikan dari 32,37 persen  (yoy) menjadi 5,43 persen (yoy). Untuk tabungan syariah tumbuh melambat dari triwulan sebelumnya sebesar 12,71 persen (yoy) menjadi 12,22 persen (yoy).
Dari sisi pembiayaan perbankan syariah triwulan I 2018,  menunjukan perbaikan kinerja. Penyaluran pembiayaan oleh bank syariah di Maluku Utara pada triwulan I 2018 tercatat sebesar Rp 318,878 miliar, tumbuh sebesar 43,62 persen (yoy), dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 42,59 persen (yoy). Perbaikan kinerja dialami oleh pembiayaan untuk konsumsi syariah yang tercatat tumbuh mencapai Rp 89,685 miliar atau tumbuh 54,33 persen (yoy).
Meskipun mengalami pertumbuhan, konsumsi pada triwulan ini masih lebih rendah dari triwulan sebelumnya 58,00 persen (yoy). Hal ini sebagai dampak berakhirnya musim liburan akhir tahun, dan peningkatan laju inflasi pada triwulan berjalan. Sementara itu, pembiayaan untuk tabungan syariah mengalami perlambatan pertumbuhan sebesar 12,22 persen (yoy), lebih rendah dari triwulan sebelumnya sebesar 12,71 persen (yoy). Dengan perkembangan tersebut, pada triwulan I 2018, FDR perbankan syariah Maluku Utara tercatat sebesar 65,06 persen. (mg-02/onk).

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,99%)       :       (16,01%)

Dahlan Iskan