Selasa, 18 September 2018

 Headline

Sidik Jari dan Biometrik Dilakukan di Embarkasi

Diposting pada 11/07/2018, 12:25 WIT
Dok Malut Post
Dok Malut Post

SOFIFI - Panitia haji bersama embarkasi Makassar terus membenahi pelayanan untuk memudahkan para jamaah. Salah satu kebijakan baru yang diambil adalah pengambilan sidik jari dan foto biometrik imigrasi yang selama ini dilakukan di bandara Arab Saudi, tahun ini sudah bisa dilakukan di asrama haji Makassar. Kebijakan ini disampaikan melalui rapat bersama panitia haji Maluku Utara dengan pihak embarkasi Makassar kemarin (10/7). "Jadi jamaah haji tidak lagi antre atau berdiri lama-lama di bandara hanya untuk dilakukan foto dan sidik jari. Petugas embarkasi akan mengambil sidik jari dan foto di asrama, menggunakan sistem online yang terkoneksi langsung dengan pihak imigran di bandara Madinah," aku Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Amar Manaf.
Amar mengaku, kebijakan ini diambil karena selama ini para jamaah mengalami kesulitan akibat harus antre lama di bandara setelah turun dari pesawat.
Selain kebijakan layanan imigran, tahun ini juga ada kebijakan penambahan makan bagi jamaah, dimana pelayanan katering di Makkah tahun lalu sebanyak 25 kali ditingkatkan menjadi 40 kali. Rinciannya, tiga kali makan sehari ditambah snack pagi.
Di sisi lain, penempatan hotel jamaah haji di Madinah semuanya berada di wilayah Markaziah. Wilayah ini sangat dekat dengan Masjid Nabawi, dengan jarak paling jauh hanya 1 kilometer.
Dengan begitu, pemerintah tidak lagi menyiapkan bus pengangkut. Sementara jamaah ketika di Makkah masih ada yg menempati hotel yang berjarak dengan Masjidil Haram di atas 1,5 kilometer. “Maka yang itu pemerintah masih menyiapkan bus untuk layanan jamaah haji selama 24 jam setiap hari,” sambung Amar.
Jamaah haji Malut sendiri akan menempati hotel di madinah yakni kelompok terbang 7 menempati Hotel Al Syarif Al Masi di Markaziah Junubiah, kloter 8 menempati Hotel Grand Mercure Al Madinah Markaziah Syamaliah dan kloter 9 menempati Hotel Faituz Sattah Markaziah Syamaliah. “Ketiga hotel di atas jaraknya dengan Masjid Nabawi sekitar 650 meter atau tidak cukup 1 kilometer," terang Amar.
Sementara ketika di Makkah, jamaah kloter 7 menempati Hotel Rose Garden Daerah Misfalah, lloter 8 menempati Hotel Manazil Al Hour dan Hotel WRS Abdurrajak Wa'dhudsin daerah Misfalah, serta kloter 9 menempati Hotel Al Ghazi Plaza daerah Raudhah.(udy/kai)

 

Share
Berita Terkait

Pemprov Dapat 378 Formasi

10/09/2018, 12:49 WIT

Bur-Jadi dan MK-Maju Gugat KPU

15/02/2018, 09:49 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,99%)       :       (16,01%)

Dahlan Iskan