Minggu, 18 November 2018

 Headline

SBY Pastikan Peta Politik Pilpres Berubah

Diposting pada 11/07/2018, 09:16 WIT
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memastikan peta politik akan chaos saat Prabowo dan Jokowi mengemumkan cawapresnya. (JawaPos.com)
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memastikan peta politik akan chaos saat Prabowo dan Jokowi mengemumkan cawapresnya. (JawaPos.com)

JAKARTA- Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sampai saat ini dirinya masih mematangkan pilihan politiknya terkait Pilpres 2019. Presiden dua periode itu juga tidak ingin terburu-buru, karena situasi akan berubah saat Jokowi dan Prabowo mengumumkan caewapresnya. "Semuanya masih mungkin dan sekarang sedang kita matangkan," ujar SBY di kediamannya Jalan Mega Kuningan, Jakarta, seperti dilansir jawapost.com, Selasa (10/7).
SBY juga menduga, peta politik akan berubah dengan cepat saat Jokowi dan juga Prabowo Subianto mengumumkan cawapresnya. Sehingga itu yang sangat ditunggu oleh semua pihak. Bahkan, pengumuman cawapres dari dua tokoh tersebut bisa membuat peta dukungan koalisi berubah. "Tentu akan mengumbah keadaan, disaat nanti baik Pak Jokowi atau Pak Prabowo mengumumkan siapa cawapresnya," katanya.
Lebih lanjut, Demokrat juga menegaskan, internal partainya masih melakukan pemetaan situasi politik yang ada. Termasuk apabila Jokowi dan juga Prabowo mengumumkan cawapresnya di menit-menit terakhir pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).  "Kami sudah memetakan semuanya, kami sudah memikirkan beberapa opsi," ungkapnya.
Walaupun nanti situasi atau kondisinya sedang chaos di jelang-jelang akhir pendaftaran, SBY memastikan Partai Demokrat tidak akan terganggu dengan situasi tersebut dan tetap akan bersikap di Pilpres 2019. "Insya Allah Demokrat akan bisa menetapkan pilihannya yang kami pandang paling tepat," pungkasnya. (JPC/mpf)

Share
Berita Terkait

Buka Lowongan CPNS 200 Ribu

06/03/2018, 12:17 WIT

Rekrutmen CPNS Dibuka Juli

13/03/2018, 11:04 WIT

Remunerasi PNS Terancam Dihapus

09/03/2018, 12:36 WIT

Hari Ini PNS Wajib Kerja Lagi

21/06/2018, 10:15 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,29%)       :       (16,71%)

Dahlan Iskan