Headline

Jatuh di Toilet, Jamaah Retak Tulang

Diposting pada 10/08/2018, 13:08 WIT
 Noho Deto, jamaah Pulau Morotai ynag mengalami retak tulang setelah terjatuh di toilet TPIHD FOR MALUT POST
Noho Deto, jamaah Pulau Morotai ynag mengalami retak tulang setelah terjatuh di toilet TPIHD FOR MALUT POST

MAKKAH – Noho Deto, jamaah haji asal Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengalami kecelakaan. Ia terjatuh di toilet pada Selasa (7/8) malam lalu dan harus dilarikan ke Rumah Sakit King Faisal Makkah. Hingga kini, jamaah kelompok terbang 9 itu masih menjalani perawatan lantaran tulang tangan dan pahanya retak.
Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Sektor 4 Makkah, Tamhid Abubakar menyatakan, selain Noho yang mengalami kecelakaan, jamaah kloter 7 atas nama Khalid H. Abdullah juga dirujuk ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Jamaah berusia 76 tahun itu sesuai laporan dokter mengalami kolik abdomen atau nyeri perut hebat. "Dilaporkan, sebelum proses rujukan telah dilakukan stabilisasi pasien dengan memasang infus dan memberi obat //emergency// oleh timkes kloter di pondokan. Pak Khalid masih dirawat di ruang inap pria. Mohon doa bagi seluruh jamaah haji Malut agar dikuatkan dan disehatkan menjelang wukuf Arafah tanpa kurang satu pun dan menjadi haji yang mabrur," tutur Tamhid yang juga Kepala Seksi Keuangan dan Sistem Informasi Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama Malut ini.
Sementara itu, sambung Tamhid, jamaah atas nama Ismail Umar yang tergabung dalam kloter 8 telah dievakuasi ke RS King Faisal Makkah. Sebelumnya, Ismail sempat tertinggal di Madinah lantaran harus menjalani perawatan intensif. “Sekarang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit King Faisal Makkah. Kesehatannya telah membaik dan insha Allah bisa dibimbing untuk menjalankan puncak ibadah haji nanti,” ungkapnya.
Lalu jamaah asal Pulau Taliabu, La Yusuf, yang dirujuk ke KKHI telah dikembalikan ke Hotel Alkimmah Atlas bersama jamaah lain. Ia siap diumrahkan sore kemarin atau tadi malam waktu Malut. "Selain itu jamaah haji atas nama Muhammad Basri Beddu asal Sinjai yang tergabung dalam kloter 9 atau jamaah gabungan dengan Malut, juga menjalani perawatan RS akibat gagal ginjal," terang Tamhid.
Terpisah, Ketua Pembimbing Ibadah, Mahmud Zulkiram memuji pelayanan Rizq Palace yang ditempati jamaah Malut. Meski hotelnya tidak terlalu besar dan hanya ditempati tiga kloter asal Malut, pelayanan yang diberikan pihak hotel amat berkesan. “Salah satu bentuk pelayanan yang diberikan, ucapan selamat datang setiap saat kepada jamaah yang datang ke hotel tersebut dengan suguhan air zam-zam, makanan ringan, Indomie dan teh susu yang disediakan 1x24 jam buat jamaah. Bahkan pelayanan foto gratis dengan latar belakang Ka'bah, Masjid Nabawi dengan menggunakan busana Arab serta ruang olahraga buat aktivitas jamaah di waktu pagi maupun sore hari," jabarnya.
Yang tak kalah penting dan luar biasa adalah layanan ziarah gratis ke sekitar Kota Makkah yang disediakan pihak hotel. “Jadwal ziarahnya sehari dua rombongan jamaah dari semua kloter yang menempati hotel tersebut," aku Zulkiram.
Saat ini, jamaah masih disibukkan dengan aktivitas ziarah. Rombongan 1 dan 3 kemarin melakukan ziarah dengan rute seputaran Masjidil Haram (Maulidin Nabi, Masjid kucing,  Masjid Jin, Sumur Tua dan Pekuburan Ma'la), dilanjutkan ke Jabal Nur tempat Rasulullah menerima wahyu pertama kali, Jabal Tsur tempat Rasulullah bersama Abubakar bersembunyi dari kejaran kaum kafir Quraisy, dan Museum Makkah yang menceritakan tentang sejarah dan perkembangan pembangunan Baitullah dan Masjid Nabawi hingga saat ini. Selanjutnya jamaah mengunjungi Jabal Rahmah, Arafah, Muzdhalifah dan Mina. "Jamaah kembali ke hotel sekitar pukul 11.30 WAS," tambah Zulkiram.
Sementara kloter 7 bisa dikatakan telah menyudahi separuh waktu. Kegiatan jiarah dan sunnah-sunnah yang lain telah dilaksanakan. Hal inilah yang menyebabkan banyak jamaah drop hingga jatuh sakit. "Tapi itulah sebuah perjuangan untuk meraih keridaan Allah. Namun demikian tidak bisa dipungkiri berkat kegigihan disertai tanggung jawab tim kesehatan yang terdiri dari dr. Andi Sakurawati (TKHD) dan dr. Marilyn Siregar (TKHI) serta dibantu dua orang tenaga perawat Sumardi Hatim dan Yati Lamalonda, semua keluhan kesehatan jamaah dapat tertangani secara baik," tandas Tamhid.(udy/kai)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan