Minggu, 18 November 2018

 Headline

BKKBN Fokus Upaya Penurunan Fertilitas

Diposting pada 14/09/2018, 08:23 WIT
 SOSIALISASI: Deputi Bidang KB/KR BKKBN Dwi Listyawardani usai meresmikan kantor BKKN Perwakilan Malut dan sosialisasi Kampung KB di Sofifi, Rabu (12/9) BKKBN MALUT FOR MALUT POST
SOSIALISASI: Deputi Bidang KB/KR BKKBN Dwi Listyawardani usai meresmikan kantor BKKN Perwakilan Malut dan sosialisasi Kampung KB di Sofifi, Rabu (12/9) BKKBN MALUT FOR MALUT POST

SOFIFI – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menargetkan penurunan fertilitas (kemampuan menghasilkan keturunan) untuk pengendalian laju pertumbuhan penduduk (LPP). Salah satu tujuannya adalah untuk mewujudkan keluarga berkualitas dalam rangka peningkatan kualitas manusia Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang KB/Kesehatan Reproduksi BKKBN Dwi Listyawardani saat meresmikan rehab kantor BKKBN Perwakilan Maluku Utara serta Sosialisasi dan Pengembangan Program Lini Lapangan di Kampung KB di Sofifi, Rabu (12/9).
Berdasarkan laporan Bappenas dalam Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035, jumlah penduduk Indonesia pada 2020 bakal mencapai 271 juta jiwa atau bertambah 10 juta dari jumlah penduduk pada tahun lalu. Pada 2035, jumlah penduduk Indonesia akan menembus 300 juta.
Dituturkan Dwi, upaya pengendalian LPP dilakukan melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB, terutama di daerah tertinggal perbatasan kepulauan (DTPK), peningkatan ketahanan keluarga, termasuk ketahanan remaja. Selain itu program Kependudukan KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) juga terintegrasi dan bersinergi dengan program prioritas pembangunan di daerah, terutama pada era desentralisasi ini.  “Karena itu, dukungan pemerintah daerah mutlak di perlukan,” jelasnya.
Perwakilan BKKBN juga harus dapat mengembangkan kerja sama yang baik dengan para pemangku kepentingan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, juga harus dapat menjabarkan arah kebijakan dan strategi pembangunan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam RPJMN dan RKPD di daerah masing-masing,” tuturnya.  (tr-01/pn/jfr)

 

Share
Berita Terkait

Pemprov Dapat 378 Formasi

10/09/2018, 12:49 WIT

Bur-Jadi dan MK-Maju Gugat KPU

15/02/2018, 09:49 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,29%)       :       (16,71%)

Dahlan Iskan