Kamis, 21 Februari 2019

 Headline
  • Pemkot Minta Tambah Rp 23 MiliarTERNATE – Meski banyak kegiatan 2019 belum berjalan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate justru telah mengusulkan
  • Usulkan 219 KegiatanTERNATE - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Ternate Selatan mengusulkan 219  program dan kegiatan. Usulan
  • Tender Terhambat Aturan TeknisTERNATE – Proses lelang proyek dalam lingkup Pemkot Ternate hingga kini belum berjalan. Pasalnya, Unit
  • Penegakan Perda Masih LemahTERNATE – Komentar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melalui akun tweeternya yang mengkritik sampah
  • Pastikan Ada Rotasi dan MutasiTERNATE – Hasil asessment yang diikut 23 pejabat eselon II di lingkup Pemkot Ternate sudah

Optimis Lahan Bisa Tuntas

Diposting pada 18/09/2018, 09:55 WIT
Pembangunan pasar Gamalama Modern
Pembangunan pasar Gamalama Modern

TERNATE – Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kota Ternate optimis masalah lahan pembangunan pasar Gamalama Modern bisa dituntaskan tahun ini. Lahan yang akan dipakai untuk pembangunan lanjutan pasar Gamalama Modern itu milik beberapa warga. Ada sekitar dua pemilik yang sudah bersedia menurunkan harga jual dan itu akan segera dibayar. Sementara bagi yang belum menurunkan harga jualnya tetap tidak bisa dibayar sebab harga yang dipatok terlalu tinggi, melebihi jauh dari Nilai Jual Objek pajak (NJOP). “  Tanah milik dua orang warga ini akan kita bayar lebih dulu,” kata Kepala Disperkim Kota Ternate Rizal Marsaoly.
Menurutnya, anggaran untuk pembebasan lahan sudah ditampung Disperkim. Namun,  karena harga yang dipatok pemilik lahan terlalu tinggi akhirnya sampai sekarang belum bisa dibayar.
Terpisah Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman mengaku akan terus berkoordinasi dengan warga agar bisa menurunkan harga tanah sesuai NJOP. “ Kita upayakan, pembebasan lahan secepatnya dilakukan agar tidak mengganggu pekerjaan akan datang,” tandas Burhan.(cr-05/rul)

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(82,90%)       :       (17,10%)

Dahlan Iskan