Rabu, 20 November 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / IPK Minimal CPNS Malut Resmi 2.50

IPK Minimal CPNS Malut Resmi 2.50

Diposting pada 19/09/2018, 12:59 WIT
Ilustrasi Seleksi CPNS/Malut Post
Ilustrasi Seleksi CPNS/Malut Post

SOFIFI – Hari yang dinantikan para pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) akhirnya tiba. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan hari ini portal daring untuk pendaftaran CPNS, https://sscn.bkn.go.id, sudah dapat diakses. Itu berarti para peserta sudah boleh memulai rangkaian pendaftaran CPNS 2018.
Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menuturkan, rincian formasi CPNS tiap daerah baru dapat diketahui publik setelah portal SSCN dibuka. Meski begitu, Ridwan belum bisa mengabarkan pukul berapa pengumuman itu akan diunggah. Menurutnya, BKN hingga saat ini masih terus bekerja mempersiapkan kabar tersebut. “Betul. Jadi, pengumuman itu nanti akan diaktivasi di portal SSCN dan masyarakat sudah bisa melihat formasi detail yang dibuka di tiap instansi. Kalau tahun lalu (pembukaan portal) sekitar jam 10.00 WIB. Untuk yang sekarang kita belum bisa pastikan, biarlah itu jadi romantisme proses seleksi kali ini. Kita juga sampai sekarang masih terus kerja menyiapkan itu soalnya,” tuturnya seperti dikutip dari Liputan6.com, Selasa (18/9).
Seperti diketahui, pemerintah menyiapkan jumlah formasi CPNS 2018 sebanyak 238.015 posisi. Berdasarkan perhitungan tersebut, 51.271 posisi akan ditempatkan di pusat, sementara 186.744 untuk instansi daerah. Meski telah menetapkan posisi tenaga pengajar serta kesehatan sebagai prioritas utama, formasi pasti sistem seleksi kali ini belum diumumkan hingga kemarin.
Jelang pembukaan pendaftaran kemarin, pemerintah juga mengumumkan syarat dasar pelamar CPNS. Syarat-syarat ini menentukan siapa saja yang berhak untuk melamar sebagai calon abdi negara. "Jelang pembukaan rekrutmen CPNS 2018, banyak masyarakat yang mempertanyakan perihal siapa saja yang berhak untuk melamar menjadi CPNS. BKN mengumumkan siapa saja yang berhak melamar sebagai CPNS," kata Ridwan.
Persyaratan tersebut terdiri atas 9 poin yang berdasar dari Ayat (1) Pasal 23 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Dimana pada prinsipnya setiap warga Negara Indonesia (WNI) mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi PNS sepanjang memenuhi syarat-syarat tersebut. Diantaranya batasan usia, latar belakang pendidikan, serta status hukum (lihat grafis).

Minimal 2.50
Sementara itu, permintaan Pemerintah Daerah Maluku Utara untuk penurunan batas minimal syarat indeks prestasi kumulatif (IPK) rupanya disetujui BKN Regional XI Manado. Dengan begitu, batas minimal IPK CPNS Malut resmi diturunkan dari 2.75 (standar nasional) menjadi 2.50.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPDM) Malut Idrus Assagaf kepada wartawan menuturkan, BKN Manado memberikan kewenangan penuh kepada pemda untuk menentukan batasan minimal syarat IPK. Hal ini, katanya, disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. “Hanya saja untuk syarat penggunaan KTP wilayah Malut dinilai bertentangan dengan syarat yang lebih di atas, sehingga tidak diperkenankan," tuturnya kemarin.
Menurut Idrus, ada syarat khusus yang kewenangannya diserahkan ke daerah. Namun jika dimasukkan dan panitia pusat menilainya bertentangan maka dengan sendirinya akan digugurkan. “Namun untuk syarat IPK sebagaimana menjadi keputusan bersama dengan standar 2.50," terangnya.
Mantan Penjabat Wali Kota Ternate ini juga mengaku seluruh kesiapan terkait pelaksanaan tes telah disiapkan. Bahkan kebutuhan teknis yang menjadi kewenangan instansi lain juga telah dikoordinasikan, seperti jaringan internet dan listrik. “Jadi tidak ada lagi kendala. Untuk jaringan Kominfo menyediakan 40 megabyte, sementara listrik PLN Sofifi telah memastikan tidak akan ada pemadaman selama proses tes berlangsung. Ada mesin cadangan yang ditempatkan di kantor Gubernur," jabar Idrus.
Dia menambahkan, jadwal pendaftaran yang semula direncanakan mulai hari ini diralat panitia. Pasalnya, ada sebagian daerah yang belum siap. Dengan begitu, hari ini pelamar hanya boleh mengakses portal SSCN untuk melihat formasi dan syarat pendaftaran. "Nanti para pelamar bisa mengikuti informasi lewat situs pendaftaran, sehingga bisa mengetahui kapan dilakukan pendaftaran," tukasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat menggandeng pihak ketiga untuk pelaksanaan tes CPNS mandiri. CV Inti Surya Persada Jakarta dipilih untuk menjadi penyedia sistem computer assisted test (CAT) yang digunakan untuk pelaksanaan tes nanti.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Abdul Latif menuturkan, CV Inti Surya sudah pernah digunakan pemkab untuk tes tahun 2015. Sedangkan pelaksanaan tes sendiri tetap dilakukan di kantor bupati Halbar. “Jadi kita sudah sampaikan ke BKN untuk tes CPNS Halbar tetap melaksanakan di kantor bupati Halbar," ungkapnya.
Pemkab sendiri mengajukan permintaan penyediaan 100 unit komputer untuk tes. Tes akan dibagi dalam empat sesi dalam satu hari itu. "Empat sesi itu nanti kita lihat lagi dari jumlah pelamar. Jika jumlah pelamar membludak, maka dimungkinkan satu hari dibuka lima sesi saat pelaksanaan tes," jelas Abdul.
Saat ini, BKD mengklaim persiapan tes sudah 100 persen. Bahkan tenaga admin untuk penerimaan pendaftaran juga sudah siap, tinggal menunggu pembukaan portal pendaftaran dari BKN. “Sementara untuk berkas pendaftaran, peserta harus menyampaikan KTP, KK, ijazah, transkip nilai, pas foto dan untuk foto selfie harus di-upload saat mendaftar melalui situs SSCN BKN. Berkas manual disampaikan pada saat sudah terdaftar secara online dan disampaikan ke BKD,” pungkasnya.(udy/din/lip6/kai)

Syarat Dasar Pelamar CPNS

1. Usia paling rendah 18 tahun & paling tinggi 35 tahun saat melamar
2. Tidak pernah dipidana dengan hukuman penjara 2 tahun atau lebih
3. Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai PNS, TNI/Polri, & pegawai swasta
4. Tidak berkedudukan sebagai PNS & TNI/Polri
5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai atau terlibat politik praktis
6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan
7. Sehat jasmani & rohani sesuai persyaratan jabatan
8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan Instansi Pemerintah
9. Persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan Pejabat Pembina Kepegawaian. Persyaratan tambahan masing-masing formasi ditentukan PPK K/L/D

Sumber: PP 11/2017

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan