Sabtu, 20 Oktober 2018

 Headline

Tentara Tewas Ditikam

Diposting pada 09/10/2018, 11:57 WIT
SERTU Achmad Aff andi semasa hidup
SERTU Achmad Aff andi semasa hidup

SANANA – Aksi penikaman kembali terjadi di Kabupaten Pulau Taliabu. Kali ini, korbannya adalah seorang prajurit TNI. Ironisnya, sang prajurit tewas setelah mencoba menyelamatkan pelaku yang dikeroyok warga.
Peristiwa tragis itu dimulai sejak Sabtu (6/10) malam di Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara. Saat itu, La Riko, salah satu warga, tengah menggelar pesta syukuran di rumahnya. Untuk alasan keamanan, Riko meminta personel Satgas Yonif RK 731/Kabaresi melakukan penjagaan. Sertu Achmad Affandi, Komandan Pos Gela, bersama empat anggotanya lantas melakukan pengamanan.
Awalnya, acara berjalan tertib. Namun jelang tengah malam, salah satu warga bernama La Bota tiba-tiba membuat keributan. Ia diketahui sudah mabuk berat dan membawa sebilah badik di pinggangnya.
Karena terus bertindak onar, warga desa lantas mengeroyok La Bota. Sertu Achmad yang berada di luar lokasi pesta bergegas masuk ke dalam untuk mengamankan pelaku yang mabuk itu. Ia lalu memeluk pelaku agar terhindar dari amuk massa.
Naasnya, saat itulah La Bota justru menghadiahi Sertu Achmad dua tikaman dengan badiknya. Sekali di perut kiri, sekali di bawah perut. Achmad langsung tersungkur, sementara pelaku melarikan diri.
Korban langsung mendapat pertolongan pertama oleh rekannya sesama prajurit TNI, Pratu Barnabas dan bidan di desa. Baru paginya sekira pukul 05.30 WIT, ia dibawa menggunakan // longboat// ke klinik perusahaan tambang Adidaya Tangguh. Sertu Achmad lalu  mendapat jahitan sepanjang 10 sentimeter di perutnya.
Sayangnya, kondisi Achmad kian menurun. Ia lalu dibawa ke pelabuhan Desa Lede hendak dievakuasi ke RSUD Luwuk, Banggai Kepulauan. Namun fisiknya yang kian melemah tak memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh. Dia kemudian dibawa ke ibukota Bobong dna dirawat di RSUD Bobong.
Perjuangan Sertu Achmad terhenti Senin dini hari sekira pukul 00.00. ia menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.
Jenazah Sertu Achmad dipulangkan ke Kota Ambon, kampung halamannya. Siang kemarin, jenazah diseberangkan ke Kota Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, dengan //speedboat// milik Pemda Taliabu. Perjalanan lalu dilanjutkan dengan pesawat Trigana Air menuju Ambon. “Jenazah masih akan dibawa ke markasnya di Kabaresi Ambon baru ke rumah duka di Masohi, Pulau Seram,” ungkap Danramil Sanana, Kapten (Inf) CHB Harbun Buamona.
Pelaku sendiri telah diamankan oleh kepolisian Bobong untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. ”Pelakunya sudah ditahan oleh kepolisian,” pungkas Harbun.
Penangkapan pelaku juga dibenarkan Danrem 152/Babullah Kolonel (Inf) Endro Satoto. Menurut Endro, pelaku telah ditangkap dan akan diproses. “Saya minta pelakunya diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, warga Taliabu mengaku kehadiran Satgas amat membantu menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut. Pasalnya, ini bukan pertama kali terjadi aksi penikaman di sana. Desa-desa di sekitar Pos Satgas Lede, misalnya, telah diberlakukan jam malam oleh mantan Danki Satgas 732 Banau Ruslan Buton. Bahkan warga bersama TNI bersama-sama menjaga ketertiban dengan menyita minuman keras. "Sebelumnya saat ada Pak Ruslan itu semua tertib karena diatur semua waktu," kata sejumlah warga Lede kepada koran ini kemarin (8/10).(ikh/cr-04/kai)

 

Share
Berita Terkait

Player CV Ubay Jaya Ditahan

08/03/2018, 13:02 WIT

Dana Ratusan Miliar Menguap

09/03/2018, 12:54 WIT

Ayah Perkosa Anak Kandung

15/02/2018, 09:18 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,63%)       :       (16,37%)

Dahlan Iskan