Minggu, 18 November 2018

 Headline

Awalnya Guide-Turis, Kini Jadi Suami Istri

Diposting pada 17/10/2018, 13:06 WIT
JADI SATU: Thomas Witrsch dan Musdalifa Adnan tersenyum lebar usai dinyatakan sah menjadi pasangan suami istri, Selasa (16/10). Pasutri lintas negara Jerman-Indonesia ini menikah di Desa Tembal, Pulau Bacan. SAMSIR HAMAJEN/MALUT POST
JADI SATU: Thomas Witrsch dan Musdalifa Adnan tersenyum lebar usai dinyatakan sah menjadi pasangan suami istri, Selasa (16/10). Pasutri lintas negara Jerman-Indonesia ini menikah di Desa Tembal, Pulau Bacan. SAMSIR HAMAJEN/MALUT POST

Kisah Cinta Musdalifa Adnan, Gadis Bacan dengan Bule Jerman Thomas Goldner Dipt Witrsch

Pernikahan di Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, itu menarik perhatian banyak orang. Pasalnya, mempelai pria merupakan warga Jerman yang jauh-jauh ke Indonesia untuk menikahi pujaan hatinya. Mempelai pria pun sempat berjuang keras membuktikan keseriusannya.

Samsir Hamajen, Labuha

Suasana haru menyeruak begitu para saksi nikah menyatakan “sah!” sambut ijab kabul yang diucapkan Thomas Goldner Dipt Witrsch (45). Selasa (16/10) pagi kemarin, pria asal Jerman itu resmi menikahi kekasih hatinya, Musdalifa Adnan (22). Musdalifa sendiri adalah gadis asal Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan.
Perkenalan Musdalifa dan Thomas terbilang singkat, kurang lebih hanya setahun. Musdalifa yang merupakan seorang tourist guide itu pertama kali bertemu suaminya Oktober 2017 di Bau Bau. Saat itu, Thomas merupakan seorang turis dan Musdalifa lah guide-nya.
Pertemuan itu rupanya menimbulkan perasaan istimewa bagi keduanya. Mereka pun memutuskan berpacaran. Tak hanya itu, Thomas menyatakan niatnya menikahi Musdalifa.
Namun putri pasangan Yusriyati Laharisi dan Alman Lapini itu tak langsung mengiyakan. Ia sadar, keduanya berbeda keyakinan juga kewarganegaraan.
Thomas sebaliknya. Tekadnya menikahi Musdalifa sudah bulat. Lelaki yang bekerja di sebuah perusahaan mobil di Jerman ini lantas kembali ke negaranya pada Desember 2017. Rupanya, kepulangannya ke Jerman itu untuk mendalami Islam, agama yang dianut Musdalifa. Ia kerap mendatangi Islamic Center untuk belajar.
Pada Februari 2018, Thomas resmi menjadi mualaf dan mengganti namanya dengan Muhammad Ilyas. Dia juga mendapat sertifikat yang menerangkan statusnya sebagai mualaf.
Tak lama setelah itu Thomas kembali ke Indonesia. Tak lain tak bukan untuk menemui perempuan yang dicintainya. Lelaki yang mulai fasih berbahasa Indonesia itu lalu mengunjungi Ternate dan Bacan untuk bertemu keluarga Musdalifa. Lamaran pun disampaikan. “Dengan keseriusannya mempelajari Islam, saya yakin insha Allah dia akan menjadi suami yang bertanggungjawab,” ungkap Musdalifa saat ditemui Malut Post usai akad kemarin.
Namun perjuangan Thomas rupanya masih panjang. Keluarga Musdalifa yang religius tak langsung menerima lamarannya. “Sekitar enam bulan lalu dia datang untuk melamar Musdalifa. Tapi kami sempat ragu soal perbedaan keyakinan, meski dia sudah tunjukkan sertifikatnya,” tutur ayah tiri Musdalifa, Hi Alwi Husen.
Thomas tak putus asa. Kurang lebih enam bulan ia bergerilya di Bacan dan Ternate, mendatangi keluarga dan kerabat Musdalifa satu per satu. Selama itu pula ia berusaha membuktikan keislamannya. “Dia bahkan dicoba mengaji oleh salah satu ustaz di Ternate dan ternyata bisa ngaji,” kisah Alwi.
Satu per satu keluarga gadis keturunan Sulawesi itu luluh dengan perjuangan Thomas. Paman di Ternate adalah yang awal menyetujui pernikahan tersebut.
Begitu restu didapat, keluarga berunding menyiapkan pernikahan lintas ras itu. Akad nikah dilaksanakan di rumah orang tua Musdalifa, malamnya diadakan resepsi di Hotel Buana Lipu Bacan. Thomas didampingi kakak perempuannya. “Tapi keluarga minta suami untuk mengurus visa tinggal di Bacan dan bangun rumah di Bacan,” kata Musdalifa.
Thomas rupanya tak keberatan dengan permintaan itu. Ia rela resign dari pekerjaannya agar bisa berdomisili di Bacan. “Setelah menikah balik ke Jerman untuk urus visa, lalu kembali lagi ke Bacan,” ujar Musdalifa.
Perjuangan Thomas menikahi kekasihnya berbuah manis. Kini, keduanya resmi menyandang status suami istri dan siap mengarungi bahtera rumah tangga. Selamat, Thomas dan Musdalifa!.(sam/kai)

 

Share

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,29%)       :       (16,71%)

Dahlan Iskan