Minggu, 18 November 2018

 Headline

Upah Guru Honor Setara UMP

Diposting pada 08/11/2018, 12:49 WIT
Ilustrasi
Ilustrasi

SOFIFI – Di tengah upaya memperjuangkan pengangkatan menjadi pegawai negeri sipil (PNS), menyeruak kabar gembira bagi guru honor SMA/SMK di Maluku Utara. Pasalnya, usulan kenaikan upah honor dari Dinas Pendidikan dan Kebudyaan (Dikbud) Malut mendapat persetujuan Komisi IV DPRD Provinsi. Dimana upah yang saat ini diterima Rp 750 ribu per bulan, diusulkan setara atau mendekati upah minimum provinsi (UMP). Kepastian ini disampaikan Ketua Komisi IV Farida Djama kepada Malut Post, Rabu (7/11).
Politikus Partai Golar Malut ini mengatakan, kesepakatan kenaikan upah guru honor diputuskan melalui rapat bersama Komisi IV dengan Dikbud di Sekretariat DPRD, Selasa (6/11). Hanya saja, dalam kesepakatan itu, lanjut dia, tidak memutuskan angka pasti. Penentuannya menjadi kewenangan Badan Anggaran. "Tapi kita minta minimal setara atau mendekati UMP," terang Farida.
Farida mengatakan, pihaknya telah meminta agar seluruh guru honor baik di sekolah negeri maupun swasta diberikan upah yang sama, nanti disesuaikan pada pos anggaran. Sebab untuk sekolah swasta tidak bisa melekat pada dinas, tapi harus melalui hibah. Selain itu, komisi IV juga meminta agar penganggaran tidak lagi menggunakan sistem separuh-separuh seperti yang terjadi pada tahun 2017 dan 2018. "Sebelumnya upah honor dianggarkan hanya tujuh bulan, sisanya ditampung pada APBD Perubahan, akibatnya jika terjadi keterlambatan pengesahan APBD atau pembatalan pengesahan APBD seperti tahun 2017, maka guru honor yang menjadi korban. Karena itu harus dianggarkan sekaligus," terangnya.
Dia menyebutkan, data upah honor sesuai yang dilaporkan Dikbud adalah 2.178 orang. "Kalau ini diterima maka anggarannya cukup tinggi, kurang lebih mencapai Rp 50 miliar lebih. Tapi kalau asumsinya per bulan Rp 2 juta sesuai UMP maka bisa mencapai Rp 60 miliar lebih," tutupnya.
Kadikbud Imran Jakub sebelumnya telah menyampaikan terima asih kepada Partai Nasdem yang memberikan dukungan terhadap kebijakan rencana kenaikan upah guru honor. Kata dia, hal yang sama juga akan dilakukan pada fraksi lain, sehingga upaya kenaikan ini dapat disetujui. "Kami juga akan bicara dengan TAPD agar upah guru honor ini dinaikkan, paling tidak diatas upah cleaning service, sebab guru memiliki tugas mencerdaskan anak bangsa, masak dihargai di bawah cleaning service," tukasnya.(udy/jfr)

 

Share
Berita Terkait

Pemprov Dapat 378 Formasi

10/09/2018, 12:49 WIT

Bur-Jadi dan MK-Maju Gugat KPU

15/02/2018, 09:49 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,29%)       :       (16,71%)

Dahlan Iskan