Minggu, 18 November 2018

 Headline

MODAL BERHARGA

Diposting pada 08/11/2018, 12:28 WIT
SKUAD Persiter
SKUAD Persiter

TERNATE – Bukan perkara mudah mengalahkan Persitoli, wakil Papua yang satu ini. Namun, itu dilakukan dengan sangat sempurna oleh Persiter di kandang sendiri, Stadion Gelora Kie Raha Ternate, kemarin. Laga perdana babak nasional pembukaan dua Liga 3 2018, yang mempertemukan Persiter Ternate dengan Persitoli Tolikara di Stadion Gelora Kie Raha Kemarin menjadi milik tuan rumah.
Di hadapan publik sendiri, tim asuhan Ikram Selang menunjukkan tajinya dengan mengalahkan Persitoli dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan Persiter itu dilesakan oleh Anjai Maulana pada menit ke 7  dan dua gol dari Dedi Usman, masing-masing pada menit 37, dan 43. Kemenangan di kandang ini menjadi modal berharga bagi Persiter. Sebab, Persiter masih akan memulai partai leg kedua di kandang Persitoli pada tengah November ini.
“Alhamdulillah, kita bisa menang hari ini. Ini menjadi modal yang paling berharga untuk bisa melanjutkan pertandingan leg kedua di kandang Persitoli nanti,” ucap asisten pelatih Persiter Ternate, Izkha Ahmad pada jumpa pers usai pertandingan kemarin.
Menurutnya, Persiter memang cukup kesulitan untuk mengalahkan Persitoli. Ya, tim wakil Papua itu juga bermain sangat baik dan sesekali merepotkan pertahanan Persiter. Namun, konsistensi tim Persiter di setiap lini membuat Laskar Kie Raha tetap optimis dan bisa meraih hasil sempurna.
Pada partai away nanti, Persiter memang dituntut untuk harus meraih kemenangan. Jika tak bisa menang, Persiter dituntut untuk harus bermain imbang, berapa pun skor. Sebab, tiga poin yang diraih kemarin sudah cukup membuka jalan mulus bagi Persiter untuk meriah tiket Liga tiga tingkat nasional sebagai wakil wilayah timur. Sedikit disayangkan, tim asuhan Ikram Selang tidak bisa clean sheet. Kebobolan satu gol juga memberi peluang bagi Persitoli yang akan bermain di kandang sendiri nanti.
“Semoga pada away nanti kita bisa tampil maksimal dan berhasil lolos pada zona timur ini. Saya akui, Persitoli juga tampil cukup baik. Semoga di Jayapura nanti, kita tampilkan sportivitas di publik Jayapura  biar menjadi tontonan menarik di sana,” ujarnya.
Pelatih Persitoli, Issan Sambur mengakui permainan Persiter memang cukup menakutkan, apalagi tampil di kandang sendiri. Menurutnya, anak asuhnya memang punya kekurangan yang masih harus diperbaiki. Kesalahan tersebut lebih pada lini depan yang masih membuat kesalahan, sehingga membuka pelaung bagi tim lawan untuk menciptakan gol.
“Saya lihat kedua tim bermain dengan baik. Kami salut kepada tim Persiter jauh lebih konsentrasi bermain meskipun lapangan sedikit kurang baik,” katanya.
Ia sedikit menyoroti rumput lapangan yang dinilai kurang baik untuk pertandingan resmi seperti Liga 3 tersebut. Ia berharap, pengurus Persiter juga memberi perhatian khusus pada rumput lapangan agar kedepan tidak menjadi kendala saat pertandingan resmi.
“Persoalan lapangan kedepan pengurus Persiter lebih memperhatikan. Bagi kami memang berat pertandingan ini, saya lihat kondisi pemain yang kurang baik karena kelelahan namun demikian semuanya berjalan dengan baik. Sporternya juga bagus kami ucapkan terima kasih,” ucapnya.
Terpisah, Ketua Umum Asprov PSSI Malut, Adam Marsaoly juga memberi pandangan terhadap kedua tim yang menyajikan permainan menarik kemarin. Menurutnya, secara kualitas kedua tim sudah cukup baik dalam menyajikan permainan. Namun, begitu akrabnya Stadion Gelora Kie Raha sedikit memberi keuntungan bagi Persiter untuk menang.
Ia menghimbau kepada Persiter agar tetap fokus menjalani latihan. Hal itu agar lebih maksimal lagi bertandang ke kandang Persitoli nanti. Menurutnya, tanah Papua sudah tidak asing lagi dengan Persiter.
“Persiter kalau bermain di Papua itu sama saja dengan bermain di kandang sendiri. Kita sudah sangat akrab di sana. Jadi saya harap, Persiter tetap fokus dan bisa maksimal untuk meraih kemenangan lagi di Papau nanti,” ucap Ketum Asprov Malut ini. (mg-04/yun)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,29%)       :       (16,71%)

Dahlan Iskan