Rabu, 12 Desember 2018

 Headline

12 ASN Korupsi Dipecat Desember

Diposting pada 06/12/2018, 12:21 WIT
Ilustrasi
Ilustrasi

TOBELO – 12 aparatur sipil negara (ASN) Halmahera Utara yang pernah tersandung kasus korupsi harus mengucapkan selamat tinggal pada seragamnya Desember ini. Pemerintah Kabupaten Halut memastikan pemecatan terhadap para eks koruptor dilakukan bulan ini sesuai surat keputusan bersama (SKB) tiga pimpinan. Pemkab juga menegaskan tidak akan menunggu hasil judicial review Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Korpri Nasional terhadap Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur Halut, Efraim Ony Hendryk Ony mengungkapkan, 12 ASN tersebut bakal dipecat pada bulan Desember 2018. Sebab itu merupakan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi, dan Badan Kepegawaian Negara. “Yang jelas Desember 2018 mereka sudah dipecat karena ada desakan dari tiga lembaga yakni BKN, Kemendagri, dan Kemenpan-RB untuk selesaikan sebelum masuk pada 2019 nanti," katanya kemarin (5/12).
Sekretaris Daerah Fredy Tjandua membenarkan hal tersebut. Menurutnya, saat ini surat keputusan (SK) pemecatan ke-12 ASN tersebut tengah diproses. "Kami sementara proses SK-nya. Jadi tunggu saja," ujarnya.
Fredy menambahkan, sejauh ini pemkab belum menerima permintaan penundaan pemecatan dari LKBH Korpri. Informasi tentang adanya JR terhadap Pasal 87 Ayat (2) dan Ayat (4) huruf b dan d UU ASN juga diketahuinya dari media massa. “Jadi tetap akan dipecat bulan ini,” tegasnya.
Ke-12 ASN di Halut yang pernah terjerat tindak pidana korupsi adalah eks Direktur RSUD Tobelo dr. Nikson Kroons, Fiktor Alemoka, dan Kristomus David yang tersangkut tipikor pengadaan alat kesehatan RSUD Tobelo. Lalu mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Paulus Noya, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Juhril Onthoni, Swener Babua, Ely Radja, Jones Bulango, dan Tira Titihena yang terjerat tipikor pengadaan mesin genset.
Ada pula mantan Kepala Bagian Kesra Arsad Abdul Rasyid yang tersangkut tipikor dana haji, serta bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Fadhil Ulil yang terlibat tipikor anggaran perangkat desa.(tr-04/kai)

ASN Eks Koruptor Halut

* Tipikor Pengadaan Alkes
1. dr. Nikson Kroons  -   eks Direktur RSUD Tobelo
2. Fiktor Alemoka
3. Kristomus David

* Tipikor Pengadaan Genset & Rumah Genset
4. Paulus Noya       -     eks Kepala DKP
5. Juhril Onthoni     -    eks Kadis PU & Kepala ULP
6. Swener Babua
7. Ely Radja
8. Jones Bulango
9. Tira Titihena

* Tipikor Dana Haji
10. Arsad Abdul Rasyid  -   eks Kabag Kesra

* Tipikor Anggaran Perangkat Desa
11. Fadhil Ulil      -   Bendahara DPMD

Sumber: BKDPSDA

 

Share
Berita Terkait

Oknum Anggota DPRD Halut Pesta Miras

06/02/2018, 15:55 WIT

Dianggap Mencederai Kehormatan DPRD

07/02/2018, 13:56 WIT

Tutup Tambang Roko

07/02/2018, 13:57 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,20%)       :       (16,80%)

Dahlan Iskan