Rabu, 12 Desember 2018

 Headline

Cabuli Ibu Mertua, Kuli Bangunan Disel

Diposting pada 06/12/2018, 12:19 WIT
Ilustrasi
Ilustrasi

TERNATE – NS alias Nursal (35), lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan, terpaksa berurusan dengan polisi. Ia dilaporkan ke pihak berwajib gara-gara aksi nekatnya menggerayangi ibu mertuanya sendiri, RL (46). Saat ini kasus Nursal sudah masuk tahap I alias berkasnya sudah dilimpahkan ke jaksa peneliti.
Nursal yang sebelumnya tinggal di Tobelo, Halmahera Utara bersama istrinya, datang ke Ternate untuk bekerja sebagai kuli bangunan. Di Ternate, dia menumpang di rumah mertuanya. Aksi pencabulan yang dilakukan Nursal terhadap sang ibu mertua terjadi 17 Oktober lalu di kediaman korban di Kelurahan Toboko, Ternate Tengah. Berdasarkan pengakuan tersangka, pencabulan terjadi sekira pukul 4 pagi.
Kanit Reskrim Polsek Ternate Selatan Ipda Agus Surya Darma mengungkapkan, saat itu tersangka keluar dari kamar depan hendak ke dapur untuk mengambil korek api. Namun sesampainya di depan kamar korban, tersangka melihat dari luar kamar yang pintunya tak ditutup korban sedang tertidur mengenakan daster. Pengakuan tersangka yang juga ayah dari dua anak itu, daster tersebut terangkat sampai di atas (maaf) kemaluan korban, sementara saat itu korban tertidur tanpa memakai celana dalam.
Menurut Kanit, tersangka juga mengakui bahwa ketika itu bapak mertuanya sedang tertidur di depan televisi. Alhasil, dia pun berani masuk ke dalam kamar korban. Tersangka tak mampu menguasai syahwatnya setelah melihat korban yang tidur telentang dan terlihat kemaluannya.
Tersangka lalu menggeser kaki kanan korban ke arah kanan. Kemudian menahan kaki kanan korban menggunakan tangan kiri tersangka. Setelah itu, ia mulai menggarap mertuanya sendiri dengan menjilat dan memegang kemaluan korban. Tersangka juga memegang payudara korban.
Selain itu, tersangka juga mengaku bahwa setelah itu tangan korban langsung memegang pipi kiri tersangka dan tangan kiri tersangka langsung memegang tangan kanan korban dan meletakkan di pipi kiri tersangka. Setelah itu korban mulai terbangun. “Begitu korban membuka mata, korban langsung kaget dan kaki kanan korban mengenai wajah tersangka sehingga tersangka terdorong ke belakang kemudian korban langsung berteriak memanggil suaminya,” ujar Kanit.
Setelah itu, lanjut Kanit, tersangka langsung keluar dari kamar korban. Saat itu, ia melihat korban sudah terbangun dan tersangka langsung berkata kepada bapak mertuanya bahwa dirinya sedang mencari korek api. “Kemudian tersangka langsung menuju ke dapur. Setelah dari dapur, korban mencari tersangka di kamar depan. Setelah melihat tersangka, korban langsung mengambil kayu dan memukul tersangka dan berkata ‘anak kurang ajar, biar begini tapi saya adalah ibu mertua kamu. Cepat kamu keluar dari rumah ini, kalau tidak saya panggil orang pukul kamu sampai mati’. Kemudian ayah mertua tersangka menyuruh tersangka untuk keluar dari rumah,” kata Kanit menjelaskan.
Setelah diusir dari rumah, tersangka lalu menuju Tobelo. Ia dilaporkan ke polisi hari itu juga. Esok harinya, tim kepolisian langsung menangkap tersangka di Tobelo.
Atas perbuatan itu tersangka dikenakan Pasal 289 KUHP Jo Pasal 53 KUHP. “Kasus ini sudah dilimpahkan tahap satu ke jaksa peneliti pada Kejaksaan Negeri Ternate,” pungkas Kanit.(cr-04/kai)

 

Share
Berita Terkait

Player CV Ubay Jaya Ditahan

08/03/2018, 13:02 WIT

Dana Ratusan Miliar Menguap

09/03/2018, 12:54 WIT

Ayah Perkosa Anak Kandung

15/02/2018, 09:18 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(83,20%)       :       (16,80%)

Dahlan Iskan