Jumat, 22 Maret 2019

 Headline

Usut Prostitusi Online, Polisi Panggil 5 Artis

Diposting pada 11/01/2019, 13:04 WIT
MUNCIKARI: Tersangka muncikari dari prostitusi online artis dikawal dalam ungkap kasus di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kamis (10/1). ANTARA/M Risyal Hidayat.
MUNCIKARI: Tersangka muncikari dari prostitusi online artis dikawal dalam ungkap kasus di Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kamis (10/1). ANTARA/M Risyal Hidayat.

SURABAYA - Kapolda Jawa Timur Irjen (Pol) Luki Hermawan mengatakan bakal memanggil lima orang artis dan model yang diduga terlibat dalam jaringan prostitusi online yang terkait dua muncikari, Endang Suhartini alias Siska (37) dan Tentri Novanta (28). "Sementara ada lima [artis], ada kaitannya. Didukung dengan bukti sementara ini baru lima. Lima oknum ini dalam waktu dekat akan kita panggil," kata Luki, di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (10/1).
Dari jaringan muncikari Endang, Luki bakal memeriksa artis berinisial AC, TP, dan BS. Sementara dalam jaringan muncikari Tentri, kepolisian bakal melakukan pemanggilan terhadap ML, dan RF. "Inisialnya AC, TP, BS dari muncikari Tentri. Dan dari saudari Siska ini dari artisnya yaitu ML dan RF, ini yang sudah ada bukti-buktinya," kata dia seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.
Dugaan keterlibatan lima artis tersebut diketahui setelah penyidik mendalami data transaksi perbankan kedua muncikari tersebut. Jumlahnya, kata Luki, mencapai Rp 2,8 miliar. "Hasil data dari mengambil rekening koran Rp 2,8 miliar, cukup besar sekali transaksinya, dan datanya ada dari perbankan udah kita dapatkan dan kita akan kembangkan terus," pungkasnya.

Sebelumnya, polisi mengungkap jaringan prostitusi online yang melibatkan dua artis yakni Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila. Hasilnya, Polda Jatim menemukan dugaan baru soal keterlibatan artis dan model lain. Rinciannya, 45 artis, dan 100 model.
Angka itu ditemukan setelah penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim terus melakukan pemeriksaan intensif terhdap dua muncikari yang sudah jadi tersangka dalam perkara ini, yakni Endang dan Tantri. "Tadi malam tim penyidik sudah melakukan pengembangan, bukan hanya dua, ada 45 semuanya artis," kata Kapolda Jatim, Senin (7/1).

15 Transaksi
Polisi juga berhasil mengorek sejumlah fakta dari Endang Suhartini alias Siska dan Tentri Novanto. Salah satunya Vanessa Angel disebut beberapa kali menerima order dari bisnis ini.
Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menyebut order untuk Vanessa dikelola oleh ES alias Endang. Vanessa sendiri diketahui telah bergabung dalam jaringan sejak tahun 2017. "Data yang kami dapat dari VA ini telah mendapat order beberapa kali dari layanan prostitusi yang difasilitasi muncikari berinisial ES," kata Yusep, Kamis (10/1).
Yusep menambahkan, pihaknya juga telah melihat dari data rekening koran para muncikari. Dari data tersebut diketahui jika ada sekitar 15 transaksi pembayaran gaji dari ES kepada Vanessa. "Untuk sementara data yang kita tarik per 2017. Namun dari transaksi rekening yang kami dapat, rekening koran, untuk inisial VA ini telah mendapat kiriman sebanyak 15 kali menerima transfer dari muncikari ES," paparnya.
Tak hanya itu, Vanessa juga disebut sempat mentransfer sejumlah uang ke rekening ES. Dari data transaksi itu terlihat jika Vanessa pernah 8 kali mengirim uang ke muncikari berusia 37 tahun tersebut. "Dia juga mentransfer ke muncikari ES sebanyak 8 kali. Ini yang akan kita dalami," pungkasnya.

Keberatan
Sementara itu, aktris Cathy Sharon (36) sangat keberatan namanya dicatut dalam sebuah website yang berisikan selebriti yang tergabung dalam prostitusi online. Pasalnya, kabar mengenai dirinya masuk ke dalam prostitusi online artis pun sampai ke pihak keluarga, sehingga membuat nama besar keluarganya tercoreng.
Dalam sebuah website prostitusi, nama dan foto Cathy Sharon terpampang dalam deretan daftar artis di dalamnya. Tidak hanya foto, dalam laman website tersebut, terpampang tarif Cathy sebesar Rp 60 juta. "Keluarga tahu. Malahan teman-teman ibu saya pada hubungin menanyakan, 'ini Cathy beneran atau tidak?'. Jadi kabar ini mengganggu kehidupan keluarga saya," kata Cathy Sharon usai membuat laporan kepolisian di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (10/1).
Cathy mengungkapkan, selain mengganggu keluarganya, kabar mengenai dirinya terdaftar dalam prostitusi online artis membuat kehidupannya tidak nyaman. Kehidupan sosialnya menjadi terganggu dan menjadi beban, untuk menjalani aktivitas setiap harinya, setelah Cathy mengetahui lewat sebuah grup Whatsapp dari teman-temannya. "Di sini yang saya bilang saya benar-benar merasa terganggu secara kehidupan sosial saya. Jadi saya sudah tidak bisa diam diri saja, saya sudah harus mengambil aksi. Sehingga saya buat laporan," ucapnya. "Apa lagi ini saya yakin, nama saya dicatut sama orang yang tidak bertanggungjawab, berawal dari kasus (Vanessa Angel) yang sudah ada sebelumnya," tambahnya dilansir dari wartakota.com.
Kendati demikian, isu tersebut membuat Cathy Sharon menjadi lebih berhati-hati dalam mengunggah sesuatu di media sosial. Karena, ada pasal yang akan menjerat, jika dirinya mengunggah sebuah foto atau video yang tidak-tidak di media sosial. "Ya kita harus lebih berhati-hati. Saya juga menghimbau kepada media sosial ini juga pelajaran buat saya, bahwa kita harus lebih berhati-hati semuanya," ujar kakak kandung aktris Julie Estelle tersebut.(cnn/wrt/kai)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(82,68%)       :       (17,32%)

Dahlan Iskan