Senin, 19 Agustus 2019

 Headline
MALUT POST / / Bendahara Desa Diduga Bawa Kabur DD

Bendahara Desa Diduga Bawa Kabur DD

Diposting pada 23/01/2019, 13:36 WIT
Jumadi Duwila
Jumadi Duwila

SANANA - Bendahara dua desa yakni Desa Waiipa dan Fagudu Kecamatan Sanana Kepulauan Sula (Kepsul), diduga membawa anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
Pj Kades Waiipa Jumadi Duwila mengatakan, bendahara desa  berinsial KA diduga membawa kabur Rp 400 juta lebih, terdiri dari ADD Rp 160 juta dan DD Rp 293 juta lebih.  Dia menuturkan, anggaran tahap IV itu baru dicairkan 20 Desember 2018. “Bagaimana kita mau jalankan program jika anggarannya tidak ada. Kita tak bisa bayar bahan bangunan," kata Jumadi. KA saat ini berada di Ternate. Dia berangkat tanpa sepengetahuan Jumadi.  "Alasannya ke Ternate mau ikut pelatihan di Dinas Pertanian tapi tanpa sepengetahuan saya,  makanya saya juga bingung, tapi saya yakin dia akan balik karena dia PNS di sini,"akunya. Jumadi juga sudah kasusnya sudah dilaporkan ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Namun mereka masih menunggu sehari dua melihat perkembangannya, jika bendahara belum kembali maka dilaporkan ke polisi.
Hal yang sama juga terjadi di Desa Fagudu.  Pj Kades Fagudu Sadik Galilea,  mengatakan bendahara desa FU diduga membawa anggaran desa Rp 544.752.000. “Dia pergi Sabtu (12/1) lalu. Sejak dia tak  berkantor saya punya firasat lain,” aku Sadik. Dia mengaku sudah datang ke rumahnya, namun suami  FU mengaku istrinya pergi ke Taliabu. “Suaminya mengaku tak tahu keberadaan istrinya di mana, hanya tahu ke Taliabu,” jelas Sadik.  Anggaran yang dibawa lari di dalamnya termasuk gaji dan insentif perangkat desa.
Bhabinkamtibmas Fagudu Brigpol Wanto mengatakan, sebelumnya FU juga dipanggil Polres Kepsul terkait persoalan DD tahun 2016.  "Dia dipanggil sebagai terperiksa tapi tidak menghadap makanya penyidik pernah telepon kepada saya untuk bantu cek keberadaannya tapi dia tidak ada," kata Wanto di kantor Desa Fagudu kemarin.
Masalah ini sudah sampai di  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kepsul. Hanya saja belum ada langkah sebab Kadis PMD Fataha Umasangdji masih berada di luar daerah. Ponsel Fataha  tak aktif saat dikonfirmasi Malut Post. (ikh/onk).

Share
Berita Terkait

Tiga Pejabat Dicopot

22/02/2018, 11:59 WIT

Prabowo-Sandi Unggul di Lapas Sanana

18/04/2019, 12:56 WIT

Hendrata: 11 ASN Tetap Dipecat

26/03/2018, 12:33 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan