Kamis, 21 Februari 2019

 Headline
  • Pemkot Minta Tambah Rp 23 MiliarTERNATE – Meski banyak kegiatan 2019 belum berjalan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate justru telah mengusulkan
  • Usulkan 219 KegiatanTERNATE - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Ternate Selatan mengusulkan 219  program dan kegiatan. Usulan
  • Tender Terhambat Aturan TeknisTERNATE – Proses lelang proyek dalam lingkup Pemkot Ternate hingga kini belum berjalan. Pasalnya, Unit
  • Penegakan Perda Masih LemahTERNATE – Komentar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melalui akun tweeternya yang mengkritik sampah
  • Pastikan Ada Rotasi dan MutasiTERNATE – Hasil asessment yang diikut 23 pejabat eselon II di lingkup Pemkot Ternate sudah

Lurah Tarau Dipolisikan

Diposting pada 11/02/2019, 12:57 WIT
Polda Malut
Polda Malut

TERNATE - Kepala Kelurahan (Lurah) Tarau, Rizal Tomagola dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Malut, pekan kemarin. Laporan tersebut terkait dengan dugaan penyelewengan Dana Pembangunan Desa Kelurahan (DPDK) tahun anggaran 2017-2018.
Nurdin Kader, salah satu pelapor kepada Malut Post mengatakan, Rizal Tomagola tidak transparan dalam mengelola DPDK tahun 2017, karena dalam DPDK tersebut memiliki tiga program yakni program pemberdayaan masyarakat, kegiatan fisik dan kebutuhan di internal kantor kelurahan. Dalam tiga program yang bersentuhan langsung itu dianggap tidak jelas seperti kegiatan Usaha Kecil Menengah (UKM), pertanian, anak dan remaja, penambangan batu dan lain-lain.
“Ada keluhan dari masyarakat, karena kami, RT-RW dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) tidak tahu realisasi anggaran ini, maka kami pertanyakan ke Lurah tapi sangat disayangkan karena Lurah tidak mau terbuka,” katanya.
Dari permasalahan tersebut, beberapa RT-RW dan LPM membawa masalah tersebut ke tingkat kecamatan. Namun karena tidak menemukan kesepakatan, masalah tersebut kembali dibawa ke Ombudsman. “Menurut Ombudsman, ada temuan maladministrasi. Tapi yang kami sayangkan itu masalah itu dihentikan karena hasil konfirmasi Ombudsman ke Lurah, bahwa Lurah berjanji di tahun anggaran 2018, lurah tidak akan ulangi lagi seperti di tahun 2017,” ujar Nurdin mengisahkan.
Ketua RT 04 Kelurahan Tarau itu menambahkan, janji yang diucapkan Lurah tersebut tidak ditepati alias perbuatan di tahun 2017 tersebut terulang kembali di 2018. Bahkan, pihak LPM tidak mengetahui penggunaan anggaran 2018 sehingga batas laporan anggaran yang sampai pada Desember 2018 itu Lurah Tarau tidak menyampaikan laporan tersebut ke pihak terkait maka pihaknya langsung menyurat ke Wali Kota Ternate pada 7 Januari. Pada 10 Januari, Camat Ternate Utara mengundang pihak terkait di kelurahan untuk melakukan pertemuan bersama. Dalam pertemuan tersebut menghasilkan dua opsi. Pertama, pemerintah akan mengevaluasi Lurah dalam waktu 6 bulan. Kedua, Lurah Tarau harus membuat rapat bersama masyarakat untuk menyampaikan penggunaan anggaran dana DPDK tahun 2018.
“Tapi setelah rapat itu, kami menunggu sampai tanggal 14 Januari, Lurah tidak buat rapat bersama. Sehingga pada 22 Januari setelah Musrenbang, kami menyurat ke Lurah yang isinya mengacu pada hasil rapat bersama di kantor kecamatan pada 10 Januari tersebut tapi Lurah tidak merespons,” tutur Nurdin.
Atas sikap yang ditunjukkan oleh Lurah tersebut, pelapor yang tergabung dari RT-RW dan LPM mendatangi Dit Reskrimsus Polda untuk memasukan laporan dugaan penyelewengan dana DPDK di Kelurahan Tarau. Ia menyebutkan, dana yang diduga diselewengkan oleh oknum Lurah Tarau itu pada tahun 2017 berkisar Rp 125 juta dan tahun 2018 sekitar Rp 80 juta.
“Kami harap, pihak Polda serius menindaklanjuti laporan kami. Nanti pada Senin (hari ini, red) kami akan memasukan data tambahan ke Polda,” imbuhnya.
Sementara, Direktur Reskrimsus Polda Malut, Kombes (Pol) Masrur saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. “Iya kami sudah terima laporannya dan kami akan kaji dulu untuk dilakukan puldata dan pulbaket,” akunya mengakhiri. (cr-04/lex)

 

Share
Berita Terkait

Player CV Ubay Jaya Ditahan

08/03/2018, 13:02 WIT

Dana Ratusan Miliar Menguap

09/03/2018, 12:54 WIT

Ayah Perkosa Anak Kandung

15/02/2018, 09:18 WIT

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(82,90%)       :       (17,10%)

Dahlan Iskan