Jumat, 22 Maret 2019

 Headline

Petugas Damkar Dinilai Minim Pengalaman

Diposting pada 20/02/2019, 12:52 WIT
TINGGAL PUING: Pasca kebakaran, Senin lalu, warga setempat kembali membersihkan lokai kebakaran. Seperti terlihat pada gambar, puing-puing rumah yang terbakar dibersihkan, Selasa (19/2).HIZBULLAH MUJI/MALUT POST
TINGGAL PUING: Pasca kebakaran, Senin lalu, warga setempat kembali membersihkan lokai kebakaran. Seperti terlihat pada gambar, puing-puing rumah yang terbakar dibersihkan, Selasa (19/2).HIZBULLAH MUJI/MALUT POST

TERNATE-Pasca dilalap si jago merah, warga lingkungan RT 04  RW 02 tampaknya masih menyimpan  kekesalan terhadap petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).
    Warga korban kebakaran menilai, petugas damkar tidak cetakan menghadapi keadaan darurat. Saat kebakaran terjadi, petugas Damkar terlambat tiba di lokasi, padahal jarak antara lokasi kebakaran dengan kantor Damkar tidak terlalu jauh. Saat proses pemadaman berlangsung, ada beberapa petugas Damkar yang terlihat kaku dan tidak berpengalaman dalam memadamkan api. “Yang namanya petugas pemadam kebakaran itu kerjanya beresiko, dan harus benar-benar memiliki skill, sebab ini menyangkut keselamatan banyak orang, masa petugas pemadam kebakaran saat berhadapan dengan api justru terlihat seperti takut,” keluh
Saiful Turuy, salah satu korban kebakaran
    Saiful juga menyayangkan sikap
Pemkot yang lambat memberikan bantuan tenda, sehingga usai kebakaran warga harus tidur di teras-teras tetangga.
    Pantauan Malut Post, kemarin (19/2) BPBD Kota Tenate telah mendirikan posko bantuan bagi para korban yang letaknya tak jauh dari lokasi kebakaran. Posko ini berguna untuk menampung bantuan dari warga hingga dapur umum khusus kepada 49 jiwa dari 13 kepala Keluarga yang menjadi korban kebakaran.  “Untuk dapur umum kami akan bangun dua hari kedepan, sementara lokasi penampungan untuk warga korban kebakaran sementara mereka inap di rumah sanak keluarga. Makanan siap saji kita siapkan setiap hingga dapur umum didirikan,” terang kepada BPBD Hasyim Yusuf.
    Di tempat yang sama Lurah Takoma, Mimi Rahman, mengatakan, untuk sementara, pelayanan kantor kelurahan sesuai instruksi wali kota, dialihkan ke  salah satu ruko dekat lokasi kebakaran. “Ruko itu akan digunakan sekitar enam bulan kedepan,” tandasnya.(Aji/Lid)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(82,68%)       :       (17,32%)

Dahlan Iskan