Sabtu, 25 Mei 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / Sekkot Persilahkan Diproses Hukum

Sekkot Persilahkan Diproses Hukum

Diposting pada 20/02/2019, 12:52 WIT
M Tauhid Soleman
M Tauhid Soleman

TERNATE - Kasus investasi bodong lainnya yang tengah ditangani Ditreskrimsus Polda Malut dengan tersangka oknum pegawai Puskesmas Kalumata Ternate, Suhesti alias Hesti saat ini sudah
dilimpahkan ke Kejati Malut.
    Terkait masalah ini Maut Post, Selasa (19/2) kemarin mencoba mengkonfirmasi langsung ke Hesti, namun pengelola investasi bodong yang diberi nama investasi Tanah Misi ini sulit ditemui. Baik di rumah dinasnya yang berada di Kelurahan Ubo-ubo maupun di Puskemas Kalumata tempat di mana Hesti bekerja, yang bersangkutan tidak terlihat.
    Salah satu tetangga Hesti, Nurmaya, mengatakan, rumah dinas yang bertempat di Kelurahan Ubo-ubo itu memang ditinggali Hesti. Namun, bisanya pagi hari Hesti berada di Puskesmas, tapi jika hingga sore dia tak tampak, mungkin dia tengah berkunjung ke rumah ibunya di Tanah Misi. “  Tapi saya tidak tahu rumah ibunya di mana,” tandasnya.  
    Menurut Nurmaya, Hesti adalah sosok yang baik dan akrab dengan tetangga. Jika ada kesempatan, ia selalu keluar dan duduk bersama tetangganya. Bercerita sambil bergurau. Hesti juga rutin menjalankan kegiatan Poskeskel sesuai jadwalnya. “ Kalau ada Ibu yang mau melahirkan, Hesti sering menangani,” bebernya.
    Terpisah, salah satu rekan kerja Hesti di Puskesmas Kalumata, mengaku hingga pagi Hesti tak terlihat masuk kantor. Dia menduga mungkin karena nama Hesti sudah dipublis media sehingga Hesti tak lagi berkantor. “ Mungkin karena namanya sudah masuk koran, jadi dia tidak berkantor,” ujar rekan Hesti lainnya yang enggan namanya dikorankan.
    Soal keterlibatan pegawai Pemkot dalam investasi bodong ini, Sekretaris Kota M Tauhid Soleman mengaku belum mengetahui pasti persoalan ini. Namun, siapa saja pegawai pemkot yang terlibat investasi bodong dia mempersilahkan aparat hukum untuk mengusut tuntas. “ Kalau pegawai itu memegang jabatan langsung kita nonjobkan dan mempersilahkan penegak hukum memproses hingga tuntas sesuai ketentuan yang berlaku,” tandas Sekkot. (mg-01/cr-05/rul)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan