Sabtu, 25 Mei 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / BPJS Didesak Akomodir RSI Lagi

BPJS Didesak Akomodir RSI Lagi

Diposting pada 20/02/2019, 12:53 WIT
Kantor BPJS Kesehatan
Kantor BPJS Kesehatan

TERNATE – Rumah Sakit Islam (RSI) Bina Warga dan BPJS Kesehatan didesak memulihkan kembali kerja sama kedua lembaga yang tengah terputus. Pasalnya, RSI sebagai rumah sakit yang melayani masyarakat Ternate Utara dan sekitarnya saat ini tak menyediakan pelayanan BJPS. Padahal keberadaan rumah sakit ini dengan spesialis onkologinya akan sangat membantu warga kurang mampu yang menderita penyakit berat.
Akademisi Mukhtar Adam menuturkan, fungsi negara dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Kota Ternate dan Maluku Utara saat ini belum maksimal. Pasalnya, layanan BPJS Kesehatan belum terbuka secara luas di banyak rumah sakit. “Misalnya di RSI Bina Warga. Saat ini warga Ternate bagian utara dan Halmahera yang datang berobat ke Ternate dengan BPJS tidak bisa dilayani,” tuturnya kepada Malut Post, Selasa (19/2).
Menurut pihak RSI, sambung Mukhtar, kelengkapan administrasi untuk akreditasi telah disiapkan. Namun hingga kini BPJS tidak menindaklanjuti perbaikan dan persyaratan yang telah disiapkan itu. “Perlu dicatat, di Kota Ternate ini rumah sakit yang melayani tindakan operasi adalah RSUD Chasan Boesoirie, RS Dharma Ibu, dan RSI. Dari tiga rumah sakit itu hanya dua yang melayani BPJS, sedangkan RSI justru tengah diputus,” jabarnya.
Di sisi lain, RSI memiliki satu tenaga spesialis onkologi untuk operasi penyakit kanker. Mukhtar menyayangkan jika tenaga onkolog tersebut tidak bisa diakses warga miskin dengan bantuan BPJS. “Sementara antrean operasi di RSUD jumlahnya sangat banyak, mencapai 38 orang, karena pasien tidak terdistribusi ke RSI yang juga punya onkolog. Akibatnya potensi kematian pasien kanker jadi makin tinggi,” ujarnya.
Atas nama pelayanan masyarakat, Mukhtar yang juga penggagas komunitas peduli Babari Melanesia ini mendesak adanya tindakan cepat BPJS untuk memberi ruang bagi RSI Bina Warga. Pemerintah Kota juga diminta proaktif ikut memperjuangkan isu tersebut. “Babari Melanesia saat ini lagi membawa pasien kanker kulit dari Obi, Halmahera Selatan yang mau dioperasi di RSI Bina Warga. Tapi karena tidak mendapatkan pelayanan kesehatan maka pasien menjadi pasien umum walau beliau adalah warga miskin. Kika BPJS tidak berbenah, berpotensi banyak korban yang akan menderita atas kebijakan yang tidak pro pada pelayanan masyarakat ini,” tegasnya.(kai)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan