Jumat, 22 Maret 2019

 Headline

Besaran Bosda Diturunkan

Diposting pada 20/02/2019, 12:53 WIT
Ilustrasi
Ilustrasi

TERNATE – Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ibrahim Muhammad mengambil kebijakan tak populis dengan menurunkan besaran penerimaan bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) 2019.
    Jika sebelumnya tiap siswa SMP Negeri memperoleh besaran Bosda perbulan sebesar Rp 90 ribu, mulai tahun ini, diturunkan menjadi Rp 70 ribu. Sementara untuk siswa SD yang sebelumnya perbulan Rp 30 ribu untuk tahun ini masih dalam kajian. Apakah akan diturunkan atau tidak. “ Kalau SMP sudah pasti diturunkan, sedangkan kalau SD masih dalam kajian,” ungkap Ibrahim, pada wartawan, Selasa (19/2).
    Jika menggunakan skema pembayaran tahun lalu per siswa SMP tiap bulannya sebesar Rp 90 ribu dan SD Rp 30 ribu, maka anggaran yang ada hanya cukup untuk membayar Bosda selama delapan bulan, seperti yang terjadi pada 2017 dan 2018. “ Agar bisa membayar full selama tahun maka besaran tiap siswa harus kita turunkan,” tandasnya.  
    Mekanisme pembayaran tahun juga akan dirubah. Bila tahun lalu pembayarannya perbulan maka tahun ini dilakukan tiap triwulan. Untuk pelaksanaannya, Ibrahim mengaku masih akan dibuat Peraturan Walikota (Perwali) dan petunjuk teknisnya. “ Pencairan per triwulan ini, agar sekolah lebih leluasa menggunakan anggaran tersebut,” ujar Ibrahim.
    Meski akan menurunkan besaran Bosda tingkat SMP, Ibrahim mengaku, pihaknya justru akan menaikan besaran Bsoda siswa SD pada kecamatan terluar seperti Moti, Hiri dan Batang Dua. “ Kalau untuk SD di tiga kecamatan terluar ini masih akan kita pertimbangkan, bisa jadi akan ditambah karena jumlah siswa di sana sedikit,” tandasnya.
    Sementara terkait tunggakan pembayaran Bosda selama dua bulan pada tahun lalu, Ibrahim mengaku tunggakan itu tidak lagi dibayar. “ Anggarannya sudah tidak ada, jadi tidak lagi dibayar,” pungkasnya. (mg-01/rul).

Bosda Turun
1. Besaran bantuan Bosda 2019 per siswa diturunkan.
2. Untuk SMP turun dari  Rp 90 ribu per siswa menjadi Rp 70 ribu.
3. Sementara untuk siswa SD masih dalam kajian. Apakah akan diturunkan atau tidak.
4. Skema pembayaran juga dirubah dari perbulan menjadi triwulan
5. Tunggakan Bosda dua bulan tahun lalu juga dipastikan tidak akan dibayar
6. Diknas mengaku tak ada lagi anggaran untuk membayar tunggakan Bosda itu.

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(82,68%)       :       (17,32%)

Dahlan Iskan