Jumat, 22 Maret 2019

 Headline

Tender Terhambat Aturan Teknis

Diposting pada 21/02/2019, 12:38 WIT
Risval Tribudiyanto
Risval Tribudiyanto

TERNATE – Proses lelang proyek dalam lingkup Pemkot Ternate hingga kini belum berjalan. Pasalnya, Unit Layanan Pengadaan (ULP) masih menunggu standar dokumen pemilihan pengadaan yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR. Hal ini sesuai peraturan presiden (Perpres) nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
    Dalam Perpres ini ditekankan bahwa pengadaan pekerjaan konstruksi diatur lebih lanjut oleh kementerian teknisnya, yang tidak lain adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “  Pengaturan dalam bentuk Peraturan Menteri (Permen) itulah yang hingga kini belum diterbitkan. Ini yang menyebabkan proses lelang terhambat,” kata Kabag ULP Setda Kota Ternate Subhan Hayatudin saat dikonfirmasi, Rabu (20/2).
    Seluruh paket proyek dari SKPD telah di input pada aplikasi SIRUP (Sistem Informasi Rancangan Umum Pengadaan). Namun proses lelang tak bisa berjalan karena harus menunggu dokumen aturan teknis dari Kementerian PUPR. Hingga kini dia belum bisa memastikan kapan dokumen aturan teknis itu akan diterbitkan lalu dikirim ke daerah. “ Kalau dokumennya sudah ada awal Maret nanti proses tender sudah bisa jalan,” terangnya, seraya mengatakan, gangguan jaringan kadang menjadi kendala saat proses lelang sebab aplikasi LPSE bisa sulit diakses.
    Sementara itu, Kadis PUPR Risval Tribudiyanto mengatakan, tahun ini dinasnya akan melelang  120 paket proyek. Namun, sampai sekarang prosesnya belum jalan karena masih menunggu dokumen dari Kementerian PUPR. Risval khawatir keterlambatan dokumen itu akan berdampak kegiatan yang sudah dirancang tahun ini. “ Proses tendernya cukup memakan waktu. Kalau dokumennya tidak cepat dikeluarkan oleh kementerian kami khawatir dapat berdampak pada waktu pelaksanaan proyek,” tukas Risval.(cr-05/rul)

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(82,68%)       :       (17,32%)

Dahlan Iskan