Sabtu, 25 Mei 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / Pemkot Minta Tambah Rp 23 Miliar

Pemkot Minta Tambah Rp 23 Miliar

Diposting pada 21/02/2019, 12:40 WIT
MERLISA
MERLISA

TERNATE – Meski banyak kegiatan 2019 belum berjalan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate justru telah mengusulkan tambahan  anggaran mendahului APBD-Perubahan 2019 sebesar Rp 23 miliar.
    Anggaran itu akan dipakai untuk melaksanakan sejumlah kegiatan baru sebesar Rp 6 miliar lebih dan untuk pembayaran hutang proyek 2018 sebesar Rp 16 miliar lebih. (rincian anggaran lengkap lihat grafis). Usulan anggaran mendahului APBD P 2019 ini mengemuka dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD, kemarin (20/2).
     Ketua DPRD Kota Ternate Merlisa mengatakan, Banggar belum memberikan persetujuan atas usulan penambahan anggaran mendahului APBD P itu. Hari ini Banggar akan mengkroscek langsung ke lapangan terkait usulan penambahan anggaran tersebut.
    Tambahan anggaran, kata Merlisa, yakni di PUPR untuk pembayaran program dan kegiatan 2018 yang sudah selesai dilaksanakan namun belum terbayar karena dana bagi hasil dari provinsi tidak terealisasi serta PAD yang tidak sesuai target, sehingga beberapa program dan kegiatan tidak bisa terbayar. “ Jadi kita akan cek lagi proyek-proyek di PUPR itu pekerjaannya sudah selesai atau belum sebagaimana surat yang disampaikan ke DPRD, kalau sudah selesai maka dipertimbangkan untuk diakomodir anggaran sebesar Rp 16 miliar itu, agar secepatnya bisa dilakukan pembayaran,” terang politisi PDI Perjuangan ini.
    Begitu juga dengan proyek-proyek yang baru dianggarkan akan juga dicek oleh Banggar, seperti proyek pasar Sabi-sabi yang sebelumnya direncanakan menggunakan DAK, namun dari kementerian tidak mengizinkan sehingga anggarannya dialihkan ke Batang Dua untuk pembangunan pasar di sana. “ Karena itu pemkot mengusulkan anggaran pekerjaan  lanjutannya pasar Sabi-sabi menggunakan APBD sebesar Rp 1,7 miliar,” tandasnya.
    Untuk pelaksanaan tes P3K, juga dianggarkan mendahului APBD Perubahan sebesar Rp 400 juta,
karena pada APBD induk 2019 item kegiatan itu tak masuk, sebab APBD telah disahkan lebih awal, sebelum proses rekrutmen P3K dilakukan.
    Wakil Ketua DPRD Kota Ternate M. Iqbal Ruray menambahkan, pembayaran hutang Rp 16 miliar lebih yang diusulkan  mendahului APBD serta kegiatan baru Rp 6 miliar lebih yang totalnya mencapai 23 miliar ini tidak serta merta langsung disetujui DPRD. “ Kita akan cek secara detail ke setiap SKPD yang mengusulkan anggaran mendahului APBD P,” tandasnya.
    Dari hasil pengecekan itu akan menjadi sandaran DPRD untuk menyetujui atau tidak. “ Kita juga akan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengecek status lahan rumah dinas yang akan direhab, jangan sampai lahannya masih bermasalah,” tegas politisi Golkar ini. (cr-05/rul)

Rincian Usulan anggaran mendahului APBD P 2019

Rehab Sedang/Berat
Gedung Kantor Wali Kota Ternate

Rp 500 Juta

Pembangunan Baru/Rehab Rumah Jabatan Wali Kota Ternate (Eks Kediaman Gubernur)
Rp2,5 Miliar,

Lanjutan Pembangunan Pasar Sabi-sabi
Rp 1,7 Miliar

Pelaksanaan KKN Kebangsaan Tahun 2019
Rp 450 Juta

Pelaksanaan MoU Kepatuhan Peraturan Ketenagakerjaan dengan Kejari dan Imigrasi
Rp 200 Juta,

Asessment serta Pelaksanaan Tes P3K
Rp 1,5 Miliar.
Pembayaran Hutang 2018
Rp 16 Miliar

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan