Senin, 17 Juni 2019

 Headline
MALUT POST / / Bentuk Keluarga Asuh, TNI Sinergi dengan Pemda Halsel

Bentuk Keluarga Asuh, TNI Sinergi dengan Pemda Halsel

Diposting pada 09/03/2019, 12:08 WIT
FOTO BERSAMA: Bupati Bahrain Kasuba (tengah) diapit Dandom 1509 Labuha, Danyon 732 Banau, Wakapolres dan perangkat Kesultanan Bacan serta Ketua APDESI Halsel, Badi Ismail (kedua dari kanan) FITRAH A KADIR/MALUT POST
FOTO BERSAMA: Bupati Bahrain Kasuba (tengah) diapit Dandom 1509 Labuha, Danyon 732 Banau, Wakapolres dan perangkat Kesultanan Bacan serta Ketua APDESI Halsel, Badi Ismail (kedua dari kanan) FITRAH A KADIR/MALUT POST

LABUHA - Kompi Senapan (Kipan) A Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 732/Banau melaksanakan program pembentukan keluarga asuh dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Setelah dibentuk, ratusan personil kompi ini lalu dikukuhkan, Jumat (8/3) kemarin, bertempat di depan markas Kipan A, di desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, Halmahera Selatan (Halsel).

 

Hadir dalam pengukuhan tersebut, Bupati Bahrain Kasuba didampingi sejumlah pejabat teras Pemkab Halsel, Dandim 1509 Labuha Letkol Inf Iman Hanafi, Danyon Mayor Inf Rully Eko Suriyawan, serta Kapten Inf Daniel Supriyatama selaku Komandan Kompi. Tampak juga Wakapolres Halsel, Kompol Adi Waluyo, juru tulis perangkat kesultanan Bacan Tufail Iskandar Alam dan  perangkat adat lainnya, Ketua APDESI Bani Ismail diikuti seluruh Kades dan prajurit TNI di kompi.
Dalam sambutannya, Bupati Bahrain mengatakan, dengan adanya kunjungan kerja Danyon 732 Banau di Halsel, dapat mempererat ikatan silaturahmi dan kerja sama dalam membangun Halsel. "Saya berharap, dengan adanya keluarga asuh antara prajurit Kipan A dengan kepala desa, dapat meningkatkan Kamtibmas di wilayah Halsel,"harapnya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Halsel ini juga berharap, Yonif  732/Banau dapat dibangun di wilayah kabupaten, karena luas wilayah untuk 10 Kabupaten di Malut, yang terbesar adalah di kabupaten Halsel. "Selaku pembina politik di Halsel, kami harap, TNI dapat membantu dan menyukseskan pesta demokrasi di wilayah kabupaten Halsel,"katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Dandim 1509 Labuha, Letkol Inf Iman Hanafi, dalam sambutannya mengatakan, tugas Kipan selain tugas satuan tempur (Satpur) juga sebagai Satnon Korwil pada lingkup Kompi dan satuan Non Korwil berbeda, hal ini merupakan satu terobosan yang positif dengan adanya pembentukan keluarga asuh antara kepala desa dengan Prajurit Kipan A RK 732/B.
Prajurit Kompi dalam hal pembentukan keluarga asuh dapat bekerja sama dengan Babinsa apabila dalam suatu desa terjadi masalah. Ia berharap kepada para kepala desa agar dapat bekerja sama dengan baik dengan Pemda dan Kipan A RK 732/B. "TNI dari masyarakat untuk masyarakat jadi diharapkan saling membantu untuk Kamtibmas di wikayah Kabupaten Halsel," jelasnya. Sementara itu, Danyon 732 Banau, Letkol Rully Eko Suriyawan, dalam sambutannya mengatakan, pembentukan keluarga asuh di Kabupaten Halsel, merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI. "Program keluarga asuh ini tentunya ikut melibatkan pejabat di desa, terutama Kepala Desa (Kades) dan ini adalah terobosan yang sangat positif,"ungkapnya.
Dia menambahkan, tugas dari keluarga asuh nantinya, membantu tugas-tugas Babinsa dan pejabat di tingkat desa. "Tapi semua garis komando itu jelas. Jadi kalau ada informasi, maka semuanya menjadi tanggungjawab komandan Kodim,"akunya. Karena itu, prajurit yang nantinya disebar ke 249 desa di Halsel, kata Rully, nantinya bertugas untuk membantu menjaga stabilitas keamanan di tingkat desa. "Jadi kalau ada permasalahan, seperti perkelahian, maka parajurit yang ditugaskan wajib memberikan informasi ini ke kelurga asuhnya di kodim untuk kemudian ditindakalanjuti dan diselesaikan bersama kades serta masyarakat,"jelasnya.
Sehingga lanjut Rully, tugas dari keluarga asuh, juga merupakan tanggungjawab publik untuk menjaga stabilitas keamanan. "Jadi jangan sampai kades tidak lagi patuh terhadap bupati, sebab garis lurus komando itu tetap. Kades adalah bawahannya bupati, makanya wajib mendukung penuh keluarga asuh ini demi memajukan desa setempat,"harapnya.
Sementara itu, Kapten Inf Daniel Supriyatama, dalam penyampaian program Bintersatnokowil Kipan A mengatakan, kegiatan yang bertemakan melalui kegiatan Bintersat Non Kowil dalam Pemanunggalan TNI-Rakyat menjaga keutuhan NKRI, bertujuan untuk mewujudkan ruang alat dan kondisi juang disekitar pangkalan, daerah latihan, daerah penugasan hingga daerah operasi serta daerah-daerah yang ditentukan. "Sasarannya yakni meningkatkan hubungan dengan masyakarat di sekitar pangkalan, daerah latihan, daerah penugasan daerah operasi serta wilayah-wilayah yang ditentukan,"ungkap  Supriyatama.
Setelah ikut terlibat dalam program keluarga asuh, kades yang diwakili langsung oleh Ketua APDESI, Badi Ismail mengatakan, siap bekerjasama dengan pihak TNI demi menjaga stabilitas keamanan di desa dalam membangun. "TNI memang mitra kita, karena itu, kita siap untuk saling mendukung. Apalagi program keluarga asuh ini menjadi tanggungjawab kita bersama,"tandasnya. Dalam kesempatan itu, Badi selaku ketua APDESI juga ikut membacakan naskah pengukuhan keluarga asuh.(aji/pn/sad)

 

Share
Berita Terkait

Mahasiswi Tewas Saat Memotret

06/03/2018, 12:01 WIT

Video Mesum Siswi SMP Tersebar

12/01/2019, 11:46 WIT

Jabatan Noce Jadi Taruhan

10/02/2018, 09:22 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan