Rabu, 11 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / SELEBRITA / Slank Disebut Makan Duit Rakyat

Slank Disebut Makan Duit Rakyat

Diposting pada 18/03/2019, 09:43 WIT
Band Slank.
Band Slank.

JAKARTA - Grup band Slank mendadak ramai diperbincangkan publik di dunia maya. Hal ini bermula dari munculnya tagar #SlankMakanDuitRakyat yang menjadi salah satu trending topic di platform Twitter.
Grup band yang digawangi oleh Bimbim, Kaka, Ivan, Ridho, dan Abdee ini manggung dalam acara Apel Kebangsaan 'Kita Merah Putih' yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah Minggu (17/3). Kekesalan publik memuncak karena acara tersebut kabarnya menghabiskan dana sebesar Rp18 miliar dari kucuran dana APBD Jateng.

Banyak pihak merasa kecewa pada keputusan Slank yang ikut meramaikan acara tersebut. Padahal selama ini Bimbim CS dikenal sangat peduli dengan rakyat kecil. "Jika tetap grup band Slank masih tetap ikut acara apel yang diselenggarakan dengan biaya APBD, ke depan enggak usah kelean pura-pura lagi peduli terhadap rakyat kecil!" tulis akun @RajaPurwa.

Selain itu ada juga akun yang mengunggah foto album-album Slank koleksinya. Ia menawarkan album tersebut kepada warganet karena kecewa dengan sikap sang idola.
"Jual murah saja. Minat DM ya," kata @friskanab tak lupa menyertakan tagar #SlankMakanDuitRakyat.
Acara Apel Kebangsaan 'Kita Merah Putih' akan digelar di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, pada Minggu (16/3). Apel ini dikritik karena mendapat kucuran dana APBD Rp18 miliar. Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dari mulai Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, KH Maimun Zubair hingga ulama asal Pekalongan Habib Luthfi.
Selain Slank, sejumlah musisi seperti Armada, Letto, Virzha, serta penyanyi dangdut Nella Kharisma dijadwalkan akan hadir juga untuk menghibur di acara tersebut.

Slank sendiri pada Minggu (17/3) tetap memeriahkan panggung utama Apel Kebangsaan Kita Merah Putih di Simpang Lima Semarang. Kaka juga menarik Gubernur dan wakil Gubernur Jateng bernyanyi bersama.

Bendera-bendera Slank langsung berkibar dan Kaka Cs mengajak para fansnya bernyanyi lagu-lagu lawas dan baru mereka. Slank juga mengajak penggemar melawan hoax terutama di media sosial.

"Buat yang jempolnya nggak pernah disekolahin, yang selalu sebarkan kebencian, sebarkan hoax, kasih energi negatif ke kita. Hey Semarang, jangan diladenin, jangan diladenin. Rame-rame kita blok, blok rame rame, sebelum blok hastag-in dulu, Pala Loe Peyang," kata drumer Slank, Bimbim sebelum menyanyikan lagu Pala Loe Peyang.

Usia menanyikan beberapa lagu, Kaka mengundang Gubernur Ganjar Pranowo dan wakilnya Taj Yasin ke panggung. Mereka pun bernyanyi lagi Ku Tak Bisa. Yang mengagetkan ternyata Taj Yasin cukup lantang menyanyikan lagu itu saat masuk reff."Wah kiai metal ini," ungkap Ganjar kaget.

Penampilan Slank membuat penonton heboh, beberapa lemas karena berdesakan sehingga dievakuasi oleh tim di pinggir panggung. Kaka dan Bimbim juga sempat menegur fans yang membawa bendera terlalu besar dan menutupi penonton lainnya.
"Podo-podo gratise, podo-podo berbagi. Jangan egois, katanya plur," ujar Kaka.
Ganjar juga sempat menyampaikan pesan melawan hoax. Ia berharap Apel Kebangsaan yang digelar Pemprov Jateng itu bisa mengingatkan agar selalu kroscek dan tabayun.

"Gunakan akal sehat kita gunakan pikiran kita. Gunakan kejernihan hati kita. Ingat mulutmu harimaumu, jarimu bisa jadi harimaumu. Mari kita jaga apapun perbedaannya kita mesti harus bersatu. Ini yang kita mau apel Kebangsaan ini untuk mengingatkan kita semua Republik ini lahir karena berdarah-darah mari kita jaga, jangan sampai terpecah karena fitnah," pungkas Ganjar. (Okz/Dtk/Lid)

 

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan