Jumat, 06 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Bupati Morotai Beberkan Kinerja di DPRD

Bupati Morotai Beberkan Kinerja di DPRD

Diposting pada 20/03/2019, 12:25 WIT
PARIPURNA: Suasana pelaksanaan sidang paripurna istimewa HUT Kabupaten Pulau Morotai kemarin. ft maslan/malut post
PARIPURNA: Suasana pelaksanaan sidang paripurna istimewa HUT Kabupaten Pulau Morotai kemarin. ft maslan/malut post

DARUBA-  DPRD Kabupaten Pulau Morotai menggelar rapat paripurna istimewa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Kabupaten Pulau Morotai, Selasa (19/3). Rapat digelar di aula kantor Bupati Pulau Morotai, dipimpin ketua DPRD Fahri R Hairudin.
Hadir pada paripurna Bupati Pulau Morotai Benny Laos dan Wakil Bupati Asrun Padoma.  Ketua DPRD Pulau Morotai Fahri R Hairudin  mengatakan rasa syukurnya atas anugerah Tuhan kepada Morotai.  "Sebagai masyarakat Pulau Morotai kita harus bersyukur dengan semua anugerah yang Tuhan berikan. Di HUT ke-10 mari kita mengisi perjuangan para tokoh untuk daerah ini dengan karya dan prestasi demi pembangunan Morotai kedepannya," harap Fahri.
Sementara itu Bupati Benny Laos membeberkan progres pembangunan Morotai hingga di usai ke-10 tahun. "Sebuah keistimewaan bila kita memaknai betapa setiap waktu berganti penuh dengan perjuangan, demi mewujudkan cita-cita bersama menjadikan kehidupan masyarakat Morotai kedepan lebih baik lagi," tutur Benny.
Dia juga membeberkan keberhasilan pembangunan di Morotai. Dimana penyelenggaraan pembangunan menunjukkan berbagai kemajuan di semua bidang mulai dari pendidikan, kesehatan, pariwisata, ekonomi dan sosial serta infrastruktur.  Target yang disusun sampai pada tahun 2022, sudah mulai memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap capaian indikator kinerja utama dalam RPJMD 2017-2022.  Antara lain pertumbuhan PDRB ditargetkan adalah 6,49 persen, realisasinya 6,37 persen, atau mencapai 98,15 persen. Target PDRB per kapita  Rp 22.554.000, realisasinya Rp 17.816.000 atau mencapai 79 persen.
Sedangkan target indeks gini rasio 0,230, pencapaian 0,288. Ini menunjukan  Morotai masuk pada kategori ketimpangan rendah. Posisi pendudukan miskin mencapai 7.07 persen, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 7,08 persen.  “Target indeks pembangunan manusia adalah 60,64 persen, yang tercapai  60,64 persen atau lebih tinggi dari tahun sebelumnya yaitu 59,87 persen. Ini menunjukan bahwa tingkat pendidikan dan pelayanan kesehatan membaik dan keluar dari zona merah. "Jangan bilang pada Tuhan masalah kita, tapi bilanglah pada masalah itu bahwa kita punya Tuhan," tutup Benny. (tr-02/onk)

 

Share
Berita Terkait

Warga Antusias ke TPS

18/04/2019, 12:43 WIT

Oknum PNS Cabuli 3 Siswa SMP

24/02/2018, 09:57 WIT

Pembentukan Kodim Morotai Kian Dekat

26/09/2018, 09:10 WIT

Diduga Selingkuh, Guru Dianiaya

09/02/2018, 14:08 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan