Jumat, 13 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Aksi Mafia BBM Mencuat

Aksi Mafia BBM Mencuat

Diposting pada 26/03/2019, 12:31 WIT
PROTES:  Massa menggelar aksi di depan kantor Bupati memprotes pendistribusian BBM yang tidak sesuai perjanjian
PROTES: Massa menggelar aksi di depan kantor Bupati memprotes pendistribusian BBM yang tidak sesuai perjanjian

LABUHA - Praktek illegal pendistribusian hingga penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Halsel mencuat. Hal ini terungkap dalam aksi demonstrasi yang dilakukan masyarakat di kecamatan Bacan Selatan dan kecamatan Botang Lomang, Senin kemarin. Bertempat di halaman depan kantor bupati, aksi gabungan antara masyarakat dan sejumlah pengusaha minyak (penyalur). Dalam aksinya, massa menuntut agar pendistribusian BBM ke tingkat kecamatan Bacan Selatan dan Botang Lomang, oleh HPMS Babang Raya selaku agen, agar dilakukan setiap harinya. Sebab menurut warga, sesuai dengan kesepakatan awal, baik antara penyalur, Babang Raya dan Pemerintah, pendistribusian BBM ke tingkat penyalur harus setiap hari, dengan kapasitas satu ton.
"Tapi sekarang minyak yang didistribusikan hanya satu Minggu sekali. Artinya ada praktik pencurian di sini, sebab kapasitas juga berkurang," ungkap Salmin Gafar, selaku koordinator aksi.
Menurutnya, kondisi masyarakat yang ada di pedesaan khususnya di dua kecamatan tersebut, sulit mendapatkan BBM. Ini jelas, akibat penimbunan dan monopoli harga yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab. Dia menjelaskan, harga premium di SPBU yang jelas dijual seharga Rp6.450 ribu, kini naik menjadi Rp10.000 hingga Rp12.000. Sedangkan untuk solar, terjadi peningkatan dari Rp5.150 menjadi Rp10.000 ribu, per liternya.
"Padahal, jarak antara depot dan SPBU di pusat kota Labuha sangat dekat. Kalau di pusat kota harganya kerap dimainkan, bagaimana dengan di desa-desa," cetus Salmin.
Salmin juga mengatakan, kuota pendistribusian dan SOP yang telah ditandatangi Pemkab, Pertamina, agen dan penyuplai. Sementara, kuota yang didapat hanya seminggu sekali. Padahal kesepakatan awal itu, setiap hari disuplai satu ton, baik itu di SPBU, maupun di tingkat penyalur. (aji/yun)

 

Share
Berita Terkait

Lahir di Tengah Gempa

24/07/2019, 14:21 WIT

Video Mesum Siswi SMP Tersebar

12/01/2019, 11:46 WIT

Mahasiswi Tewas Saat Memotret

06/03/2018, 12:01 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan