Sabtu, 14 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Gegana Evakuasi Mortir 20 Kilogram

Gegana Evakuasi Mortir 20 Kilogram

Diposting pada 29/03/2019, 14:09 WIT
Tim Gegana Polda Malut mengevakuasi benda yang diduga mortir peninggalan perang dunia kedua
Tim Gegana Polda Malut mengevakuasi benda yang diduga mortir peninggalan perang dunia kedua

TOBELO - Benda yang diduga mortir seberat 20 kilogram, ditemukan di lokasi pembangunan ruko di RT 04 Desa Gura Kecamatan Tobelo Halmahera Utara. mortir tersebut ditemukan pekerja saat menggali.

Untuk evakuasinya, ditangani tim penjinak bom dari satuan Gegana Brimob Polda Malut. Tim ini dipimpin Brigpol A.H. Ibrahim bersama 4 anggota lainnya. Mereka dilengkapi seragam dan alat lengkap. Proses evakuasi kemarin (28/3) berjalan lancar.  Kasubag Humas Polres Halut, Aiptu  Hopni Saribu  mengatakan, belum bisa dipastikan apakah itu bom atau bukan. Namun sesuai informasi Tim Gegana, dugaan sementara benda tersebut adalah proyektil.

Dia menuturkan setelah berhasil diamankan, di bawa  ke Kompi I batalion A di Desa Kupa Kupa. Diperkirakan itu adalah proyektil bahan peledak peninggalan perang dunia kedua. “Bobotnya kurang lebih 20 kilogram, diameter belum bisa dipastikan karena benda itu dilapisi tanah,” jelasnya.

Sekadar diketahui, mortir tersebut ditemukan Senin (25/3) pukul 14.00 WIT. saat itu pekerja sedang menggali pondasi ruko. Pekerja Fandi Gamoro, saat menggali paculnya terbentur benda keras.  Warga sekitar Devi Momole yang melihat itu memberitahukan kepada Fandi bahwa itu bom. Mendegar itu, semua pekerja menghentikan aktivitas. Warga kemudian melapor kepada Bhabinkamtibmas Desa Gura Brigpol Feby Hoata. Beberapa menit kemudian Bhabinkamtibmas mendatangi TKP dan atas perintah Kapolsek Tobelo Iptu Andi Idrus. Lokasi tersebut diberi police line. (tr-04/onk).

Share
Berita Terkait

TKA Tiongkok Kuasai Malut

26/01/2019, 15:24 WIT

Oknum Anggota DPRD Halut Pesta Miras

06/02/2018, 15:55 WIT

Tutup Tambang Roko

07/02/2018, 13:57 WIT

Ketua KPU Halut Nyaris Dipukul Napi

18/04/2019, 13:16 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan