Minggu, 15 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Staf Khusus Pemkab Morotai Disoal

Staf Khusus Pemkab Morotai Disoal

Diposting pada 04/04/2019, 10:29 WIT
Kantor Bupati  Pulau Morotai
Kantor Bupati Pulau Morotai

DARUBA-Salah satu anggota kelompok kerja (pokja) staf khusus Pemkab Pulau Morotai, Firman Laduane, keberadaannya dipertanyakan.

Ini karena yang bersangkutan masuk dalam daftar caleg DPRD Malut dari PKS. Dia pun masih aktif sebagai Sekretaris DPC PKS Pulau Morotai. Ini juga dipertanyakan Ketua DPC PKS Pulau Morotai, Rasmin Fabanyo. “Kenapa bisa ada di pokja staf khusus Pemkab Morotai, itu sudah melanggar aturan. Karena pokja digaji menggunakan APBD, itu melanggar aturan. Jadi dia harus buat keputusan mundur dari caleg atau tetap bertahan sebagai anggota pokja,” tegas Rasmin. Sebagai anggota pokja, setiap bulan mendapat gaji Rp 1.750.000.  "Tapi saat ini kalau mengundurkan diri dari caleg juga agak susah, bisa disanksi. Karena dalam aturan seseorang itu bisa dikeluarkan dari daftar Caleg kecuali meninggal dunia. Tetapi dia (Firman) tetap harus buat keputusan," katanya.

Tak hanya itu, Rasmin yang juga Wakil Ketua DPRD Morotai ini menambahkan, selain menyandang status sebagai anggota pokja staf khusus, Firman juga masuk sebagai anggota PKH Morotai yang digaji langsung oleh Kementerian Sosial. "Jadi dia mendapat gaji dari  APBD dari APBN," ungkapnya.  SK pengangkatan Firman sebagai staf khusus sudah keluar 9 Februari lalu.

Kordiv Hukum KPU Pulau Morotai i, Luth Djaguna, saat dikonfirmasi mengatakan jika memang benar Firman sudah menjadi staf khusus, maka dia akan dicoret dari daftar caleg. "Kalau memang betul Caleg tersebut sudah diangkat menjadi pokja staf khusus, maka akan dicoret," kata Luth. Jabatan yang pegang Firman dibiayai o menggunakan uang negara, dan dalam aturan caleg tidak bisa memegang jabatan seperti itu. ”Apalagi jabatan yang dipegang Firman itu masuk dalam struktur pemerintahan, maka harus dilakukan pemberhentian. Mungkin bupati tidak tahu jika Firman menjadi caleg. Kami akan menyurat kepada bupati,” janjinya.

Sementara Firman sendiri enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi. “Saya tidak mau berkomentar, itu hanya gerakan tambahan saja,” katanya singkat kepada Malut Post di Taman Kota Daruba. (cr-02/onk).

Share
Berita Terkait

Warga Antusias ke TPS

18/04/2019, 12:43 WIT

Oknum PNS Cabuli 3 Siswa SMP

24/02/2018, 09:57 WIT

Pembentukan Kodim Morotai Kian Dekat

26/09/2018, 09:10 WIT

Diduga Selingkuh, Guru Dianiaya

09/02/2018, 14:08 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan