Sabtu, 07 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / AKADEMIKA / Empat mahasiswa ditawarkan Mengabdi Sekolah di Thailand

Empat mahasiswa ditawarkan Mengabdi Sekolah di Thailand

Diposting pada 05/04/2019, 09:34 WIT
SAMBUTAN: Suasana penyambutan empat Mahasiswa yang baru kembali dari Thailand melaksanakan PPL
SAMBUTAN: Suasana penyambutan empat Mahasiswa yang baru kembali dari Thailand melaksanakan PPL

TERNATE-  Empat mahasiswa dari program studi  Pendidikan Bahasa  Inggris  ditawarkan mengabdi ke Thailand ini diakui Rektor UMMU  disela-sela penerimaan  mahasiswa PPL/KKN di Thailand yang dilaksanakan di Rapat senat lantai II rektorat.

Mahasiswa tersebut di berangkatkan  pada tanggal 6 November 2018  sampai pada akhir 27 maret 2019 lalu.  Empat mahasiswa itu yakni Zakiah Buamona yang di tempatkan  Wangdee School Thailand Selatan sedangkan  Muhammad Yunus di Suntisart Witaya School Thailand selatan sementara  Lily shantra  dan Nina Fhistary Radjab ditempatkan di Phattna Witya demonstration School Thailand Selatan selama lima bulan.  Dua diantaranya Lili Shantra dan Muhammad Yunus bakal mengabdiakan diri ke Thailand sementara lainnya masih menunggu restu orang tua.

Rektor UMMU Dr. Saiful Deni., M. Si mengatakan, PPL ini merupakan kerja sama dengan pihak thailand.” Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maluku Utara melakukan program KKK dan PPL di Thailand ini adalah Kerjasama MoU (Memorandum of understandingantara) pihak UMMU dan juga pihak Association of private school in songkhla Thailand  Program tersebut sebagai bentuk hubungan diplomasi kerja sama antara negara dalam bidang pendidikan antara mahasiswa UMMU Dan Thaliand,” beberanya  

Dia menambahkan, mahasiswa yang pernah mengikuti PPL di Thailand itu ditawarkan untuk kembali mengabdi.” Iya mereka ditawarkan kembali mengabdi, kita merespon baik tinggal kembali kepada mereka,” singkatnya

Saat yang bersamaan Zakiah Buamona perempuan kelahiran sanana, menjelaskan pengalaman selama mengajar di tahiland.”  saya banyak mendapatkan pengalaman yang sangat mendalam, ketika mengajarkan anak-anak SD di sana, itu seperti mengajar anak-anak SMA, mereka sudah di ajarkan tingkat kemandirian, juga tidak bergantung pada guru. Kalau di Indonesia itu sangat jauh berbeda," katanya  

Terpisah,  Lili Shantra Ingin kembali mengabdi ke thailand karena merasa senang dengan murid dan gurunya.” Iya karena yang pertama mereka di sana pembawaannya sangat bagus, kita disambut dengan penuh semangat, di tambah lagi dengan masyarakatnya yang ramah jadi kalau saya boleh bilang mereka itu over baik,  kita juga sudah ditawarkan langsung oleh kepala sekolah untuk kembali dan mengajar lagi di sekolahnya.

Turut hadir kegiatan penarikan,  Warek III Dr. Herry jainal, Warek IV Dr. Bakar djibat., M. Pd, Warek II Andi Tamrin., M. Si, Kepala Kantor kerjasama Hubungan antar lembaga Faujia umasugi.,.M.Pd.B.I, Dekan FIP Taslim Buaja., SE., M. Pd, Kaprodi Bahasa inggris Erwin Gay., S. Pd. M. Ed. Cs. (Tr/04)

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan