Senin, 16 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Koperasi Tuna Pasifik Gelar RAT

Koperasi Tuna Pasifik Gelar RAT

Diposting pada 05/04/2019, 13:15 WIT
FOTO BERSAMA: Bupati dan pengurus Koperasi Tuna Pasifik melakukan foto bersama.
FOTO BERSAMA: Bupati dan pengurus Koperasi Tuna Pasifik melakukan foto bersama.

DARUBA-Koperasi Tuna Pasifik Kecamatan Morotai Selatan menggelar rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2018, Kamis (4/4).
Rapat dihadiri juga Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, Wakil Bupati Asrun Padoma, Kapolres Mikhael S. Sitanggang, Kajari Supardi, serta kepala BRI Morotai dan BNI Morotai.
Ketua Koperasi Tuna Pasifik, Sabiin Ashar mengatakan, RAT adalah bentuk ketaatan terhadap konstitusi, yakni Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian.  "RAT ini memiliki forum tertinggi dalam tatanan kehidupan koperasi. Saya mengimbau kepada semua pengurus, pengawas, mari menyatukan tekad, menguatkan perjuangan, membangun kebersamaan, dan hilangkan segala konflik yang ada. Jadikan koperasi sebagai pilar pemberdayaan ekonomi rakyat yang kuat dan mandiri," harap Sabiin.

Manager Koperasi Tuna Pasifik, Kadhan Lobi, dalam laporannya mengatakan  usaha koperasi nelayan tuna pasifik sejak tahun 2017-2018 fokus pada program inti koperasi, yakni produksi dan pemasaran ikan tuna sebagai komoditas unggulan Morotai.

Lanjut Kadhan, realisasi usaha produksi dan pemasaran ikan tuna sejak tahun 2017-2018 sebesar 168.958 ton dengan nilai penjualan atau volume usaha sebesar Rp 4.617.000.000, dan realisasi kepada anggota sebesar Rp 3.670.334.000 dengan laba atau SHU sebesar Rp 168.958.000. Untuk tahun 2019  dan seterusnya Koperasi Tuna Pasifik akan lebih memperkuat kegiatan usaha inti, dan merintis beberapa usaha penunjang , diantaranya meningkatkan kualitas pengelolaan usaha inti untuk meningkatkan produksi, dan akses pasar baik dalam negeri maupun luar negri (ekspor).  "Kita juga akan bangun perbengkelan nelayan, pusat perbelanjaan koperasi (Kopmart), pengelolaan ikan tuna loin untuk persiapan ekspor, dan akan dibangun juga unit simpan pinjam," jelasnya.

Tingginya nilai produksi yang dicapai Tuna Pasifik dalam dua tahun terakhir itu, mendapat apresiasi dari Bupati Benny Laos. “Tapi menejemennya harus diperbaiki biar lebih baik kedepannya. Karena saya lihat masih ada sedikit kebocoran yang harus dibenahi," bupati.(cr-02/onk/pn).

Share
Berita Terkait

Warga Antusias ke TPS

18/04/2019, 12:43 WIT

Oknum PNS Cabuli 3 Siswa SMP

24/02/2018, 09:57 WIT

Pembentukan Kodim Morotai Kian Dekat

26/09/2018, 09:10 WIT

Diduga Selingkuh, Guru Dianiaya

09/02/2018, 14:08 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan