Kamis, 12 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / Per Hari, Sampah di Ternate Capai 100 Ton

Per Hari, Sampah di Ternate Capai 100 Ton

Diposting pada 10/04/2019, 09:55 WIT
PENUH: Sampah plastik yang memenuhi kali mati di bilangan Kelurahan Siko
PENUH: Sampah plastik yang memenuhi kali mati di bilangan Kelurahan Siko

TERNATE-Persoalan sampah sampah di kota Ternate, menjadi perhatian bersama, baik pemerintah maupun masyarakat. Pentingnya kesadaran akan  pembuangan sampah pada tempatnya, menjadi penting. Berdasarkan data yang dihimpun, di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Selasa kemarin, tercatat sejak Januari hingga April saat ini, pengangkutan sampah khsusus di dalam wilayah kota Ternate mencapai 100 ton, per harinya. Angka ini tentu diluar dari sampah yang tidak dijangkau mobil pengangkut sampah. Artinya, masih banyak sampah yang berserakan, termasuk di laut yang tidak dijangkau hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), kelurahan Takome. Kabid persampahan, Yus Karim saat dikonfirmasi bertempat di ruang kerjanya, mengatakan, proses atau tahapan pengangkutan sampah oleh tim Satgas dilapangan, setiap harinya dimulai pada pukul 06.00 WIT pagi hingga sore hari. "Makanya, kami berharap agar diluar dari jam angkutan, sampah tidak lagi dibuang lagi, apalagi hingga mengganggu kenyamanan warga,"harapnya. Bahkan lanjut Yus, dalam membangun kesadaran warga agar tidak membuang sampah pada tempatnya, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi melalui kerjasama dengan pihak kelurahan hingga tingkat RT. "Yang kita tekankan ke masyarakat agar selalu membuang sampah pada tempatnya, sebab untuk tingkat kelurahan, sampah yang diangkut per harinya mencapai 500 kubik,"akunya. Sementara untuk truk operasional yang beroperasi di dalam area Ternate, sebanyak 19 unit. "Ini pun masih terbatas, tapi kami selalu bekerja keras untuk membersihkan kota dari sampah, makanya satgas pengangkut sampah dan penyapu jalan, kita maksimalkan. Total Satgas penyapu jalan saat ini sebanyak 100 orang yang kita sebar. Untuk satgas pengangkut jalan sebanyak 50 orang,"ungkap Yus. Menyangkut gaji Satgas yang diperkerjakan, untuk per bulannya dibayar sebesar Rp1,6 juta. Sementara untuk para penyapu jalan itu sebesar Rp1,8 juta per bulannya. "Ke depan, kita juga akan menambah beberapa unit truk pengangkut sampah untuk memaksimalkan penanggulangan sampah. Maksimal kalau untuk Ternate, 25 unit truk itu sudah aman,"katanya. Senada juga disampaikan Kasi Angkutan Sampah, Asmal Laiharo. "Untuk retribusi sampah yang bayar itu Rp5000 per bulannya,"singkat Asmal, menutup.(m6/aji)

 

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan