Senin, 19 Agustus 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / Rumah Ayah dan Anak Terbakar

Rumah Ayah dan Anak Terbakar

Diposting pada 10/04/2019, 12:35 WIT
 SEADANYA: Warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah-rumah di Kelurahan Santiong, Ternate Tengah, Selasa (9/4), dengan peralatan seadanya
SEADANYA: Warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah-rumah di Kelurahan Santiong, Ternate Tengah, Selasa (9/4), dengan peralatan seadanya


TERNATE – Kebakaran hebat kembali terjadi di Kota Ternate, Selasa (9/4). Akibat korsleting listrik, lima rumah dan satu kos-kosan di RT/RW 002/004 Kelurahan Santiong, Kecamatan Ternate Tengah, ludes terbakar. Dari tujuh korban kebakaran, dua diantaranya merupakan ayah dan anak.

Kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.40 WIT itu bermula dari salah satu kamar kosan milik Wahyudin Haras (31). Yani, salah satu penghuni kosan mengatakan, kebakaran berawal dari korsleting listrik di salah satu kamar kos. Angin yang kencang saat itu membuat api dengan cepat merembet ke rumah-rumah lain di sebelahnya. "Kami yang kos di sini saat kejadian semuanya lagi keluar kerja, jadi tidak ada orang," kata dia.

Salah satu warga setempat juga menyatakan titik api berasal dari kamar kosan di lantai 2. “Dari lima rumah yang hangus salah satunya adalah milik kakak saya,” tuturnya.

Kondisi kosan yang sepi membuat para penghuni tak ada yang sempat menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Warga sekitar pun mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Sekira 20 menit pasca api membumbung tinggi, mobil pemadam kebakaran pun tiba.

Petugas membutuhkan waktu 30 menit untuk memadamkan api. Meski begitu, lima rumah habis terbakar dan dua lainnya terbakar di bagian dapur. Rumah yang ludes milik Wahyudin Haras beserta usaha kos-kosan berkamar limanya, Thalib Hi Adam, Luthfi Muhammad, almarhum Ishak, dan Iksan Ishak. Sedangkan yang dapurnya terbakar adalah rumah milik Jumadil Haras, ayah Wahyudin, dan Hamid.

Luthfi, salah satu korban kebakaran mengisahkan, saat terjadi kebakaran ia dan beberapa warga berada di depan rumah. Saat itu ada pula Wahyudin Haras. “Saat lihat api dari kos-kosan, saya langsung teriak minta bantuan warga agar menghubungi Pemadam Kebakaran,” tuturnya.

Damkar sendiri mengerahkan tujuh unit mobil pemadam. Kepala Seksi Pemadaman Damkar Kota Ternate, Ramli Soleman mengatakan, pihaknya juga menerjunkan 60 personel untuk memadamkan api.

Kepala Dinas Kebakaran Ud Mahmud menambahkan, saat pemadaman petugasnya sempat kesulitan memadamkan api. Pasalnya, lokasi kebakaran sempit. ”Namun untungnya cepat kami antisipasi ke rumah yang lain, akhirnya tidak merembet ke banyak rumah,” pungkasnya.(aya/kai)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan