Senin, 22 Juli 2019

 Headline
MALUT POST / AKADEMIKA / Tim Robot Unkhair Siap Bersaing di Ajang KRI

Tim Robot Unkhair Siap Bersaing di Ajang KRI

Diposting pada 10/04/2019, 09:30 WIT
ROBOT : Muhammad Reza Pratama dan Muhadin saat menunjukan robot hasil karya mereka.
ROBOT : Muhammad Reza Pratama dan Muhadin saat menunjukan robot hasil karya mereka.

TERNATE- Dua mahasiswa Teknik Elektro Unkhair Muhammad Reza Pratama dan Muhadin lolos di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) tahun 2019 yang akan digelar di Universitas Mataram 21 April mendatang. Keduanya tergabung dalam tim Robotik Unkhair (E-RUN) binaan Tim Robot Fatek Unkhair, Dr. Lis Hamsir Ayub Wahab, ST.,M.Eng.

Ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/4) Lis mengaku, sebelum lolos ke tingkat regional pada kompetisi yang dihelat Kementerian Ristekdikti ini, Unkhair lebih dulu menyeleksi mahasiswanya melalui seleksi internal. Ada 6 tim yang berkompetisi di dua divisi, yakni Kontes Robot Pemadam Api Berkaki) dan E-RUN II, pada divisi KRSTI (Kontes Robot Seni Tari). Dan dari seleksi itu ada dua tim yang lolos, yakni E-RUN pada divisi KRPAI dan E-RUN II untuk KRSTI. Namun, dari dua tersebut dipilih E-RUN karena dinilai lebih lengkap oleh pembina dan para asisten. “Pada seleksi tahap II, Februari lalu E-RUN II gagal  jadi yang mewakili Unkhair hanya E-RUN,”jelas dosen Sensor dan transducer di Teknik Elektro.

Sesuai rencana, tim ini akan berangkat ke Mataram pada 19 April nanti untuk mengikuti kompetisi tingkat regional IV, yang terdiri dari Sulawesi, Papua, Maluku Maluku Utara termasuk Nusa tenggara dan Bali.    
    
Lebih jauh, Lis juga mengingatkan kepada para mahasiswa Teknik pada umumnya bahwa selain KRI, di tahun ini ada berbagai kegiatan maupun kompetisi yang dilaksanakan Ristekdikti, karena itu harus ada persiapan. “Ada lomba rancang bangun mesin tingkat nasional, lomba gimnastik, lomba tugas akhir mahasiswa Prodi Arsitektur tingkat nasional, Kontes Robot Cerdas Indonesia tingkat nasional dan lomba Konstruksi jembatan tingkat nasional saat ini kita menunggu jadwal,” paparnya.

Sementara itu, terkait dengan kesiapan E-RUN ke tingkat nasional nanti, Tama mengaku saat ini dia dan rekannya M Reza terus melengkapi robotnya dengan perangkat baru. ”Tinggal beberapa program misalnya program servo, sensor ultrasonik, sensor flame, sensor kompas, dan sound activation,”jelasnya seraya mengaku optimis bisa  bersaing dengan 101 tim dari 48 kampus lainnya. Dia berharap, apa yang telah diraih timnya ini bisa diteruskan oleh para junior nanti. “Kami akan buktikan kami dari Teknik Elektro Universitas Khairun mampu bersaing dengan universitas ternama lainnya,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, ada empat pembagian wilayah di Indonesia dalam kontes tersebut, yakni wilayah satu Sumatra, Kedua adalah Jawa bagian tengah, Ke tiga Kalimantan dan Jawa Timur dan untuk wilayah empat adalah  Sulawesi sampai ke Papua.  (tr-04/mg-04/nty)
 

 

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan