Rabu, 13 November 2019

 Headline
MALUT POST / EKONOMI / Ultah ke-56, Taspen Cegah Stunting

Ultah ke-56, Taspen Cegah Stunting

Diposting pada 12/04/2019, 08:58 WIT
FOTO BERSAMA:  Kepala PT Taspen Ternate (tengah) foto bersama Kabid Kesmas Dinas Kesehatan  Kota Ternate (kedua dari kiri), Lurah Mangga dua (pertama kanan) dan sejumlah peserta sosialisasi.
FOTO BERSAMA: Kepala PT Taspen Ternate (tengah) foto bersama Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kota Ternate (kedua dari kiri), Lurah Mangga dua (pertama kanan) dan sejumlah peserta sosialisasi.


TERNATE-Stunting atau kekurangan gizi menjadi momok yang menakutkan untuk pertumbuhan generasi penerus bangsa.

Karena itu menyongsong ultah ke-56, PT Taspen Cabang Ternate bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Ternate melakukan sosialisasi pencegahan stunting  di Kantor PT Taspen Cabang Ternate, Kamis (12/4).

Kepala PT Taspen Kantor Cabang Ternate, Fuji Widya Rachmadi mengatakan selain sosialisasi stunting, sejumlah kegiatan juga digelar seperti badminton yang dilakukan dengan semua mitra. Di  kantor pusat juga melakukan kegiatan bina lingkungan yang  bekerja sama dengan Taspen setempat, untuk mengadakan bakti sosialisasi stunting yang baru dilakukan Jumat (12/4) dilakukan donor darah. “Ulang tahun Taspen 17 April namun bertepatan dengan pencoblosan pilpres sehingga puncak kegiatannya akan dilakukan tanggal 22 April,” ujarnya.  

Menurut dia, Taspen melihat permasalahan gizi sebagai fundamental atau mandatoring awal, di mana cikal bakal negara bisa lebih baik sehingga harus dimulai sejak dini, dengan membentuk generasi lebih baik. “Generasi muda saat ini lebih suka dengan makanan instan yang sudah tentu gizinya kurang, maka PT Taspen menganggap penting untuk melakukan sosialisasi terkait dengan stunting ini, karena stunting merupakan persolan gizi yang bisa diperbaiki,” tuturnya.

Dia menambahkan pada Jumat (19/4) pekan depan, Taspen akan melakukan pembagian alat salat dan  kursi roda di Kelurahan Gurabunga Kota Tidore. Taspen juga akan melakukan sapu jagat  atau pembersihan Gunung Tidore. “Hari puncaknya di tanggal 22 April, nanti kita akan berikan secara simbolis kursi roda. Dan dirangkaikan dengan pemberian bantuan makanan tambahan untuk ibu hamil yang hadir dalam kegiatan itu,” jelasnya.

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Ternate, Asna Hamid mengapresiasi Taspen yang telah melakukan sosialisasi terkait dengan stunting. “Selama ini stunting hanya ranahnya orang kesehatan, tapi saat ini ada kepedulian dari Taspen yang melakukan sosialisasi pencegahan,” ujarnya.    Sasaran sosialisasi saat ini ibu hamil dan ibu-ibu PKK, karena  ibu hamil merupakan titik awal di mana untuk mencegah stunting. Menurutnya stunting tidak hanya di keluarga yang ekonomi rendah melainkan terjadi juga di keluarga yang berekonomi tinggi. Hal ini dipengaruhi pengetahuan akan stunting rendah dari keluarga khususnya ibu, yang membiarkan anak di usia berkembang lebih banyak mengkonsumsi makanan instan.  

Dia menambahkan angka stunting di Ternate tahun 2018 mencapai 24 persen, namun di tahun 2019 turun menjadi 3 persen. Artinya secera persentase cenderung menurun, tapi Dinkes Kota Ternate terus berupaya untuk menghilangkan, karena akan menghadirkan satu generasi anak yang pendek atau postur tubuhnya  lebih kecil dari yang normal. “Perekapan data di tahun 2018 stunting tertinggi ada di Ternate tengah di PKM Kalumpang, Ternate Selatan di Kalumata,” tambahnya. (tr-02/onk/pn).

Share
Berita Terkait

Tiket Mahal, Penumpang Pesawat Turun

16/04/2019, 12:33 WIT

Ultah ke-56, Taspen Cegah Stunting

12/04/2019, 08:58 WIT

Basuki: Jangan Ambil Kerang

18/04/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Dahlan Iskan