Rabu, 24 Juli 2019

 Headline
MALUT POST / / Abrasi Ancam Pantai Pilawang

Abrasi Ancam Pantai Pilawang

Diposting pada 13/04/2019, 13:23 WIT
ABRASI: Kondisi bibir pantai Tanjung Pilawang yang terancam abrasi air laut. (Ramlan/MP)
ABRASI: Kondisi bibir pantai Tanjung Pilawang yang terancam abrasi air laut. (Ramlan/MP)

TOBELO – Beginilah kondisi terakhir pesisir pantai  Tanjung Pilawang yang berada di Desa Gura, Kecamatan Tobelo.

Tampak abrasi air laut mulai menggerus masuk hingga ke perkebunan kelapa milik warga setempat. Pantauan Koran ini Jumat (12/4), kondisi bibir pantai tidak hanya dikepung abrasi air laut, namun juga terlihat tumpukan sampah berjajar disepanjang pantai. Padahal diketahui, pantai ini sering dikunjungi warga setiap akhir pekan untuk sekedar berwisata.

Reza salah satu pengunjung pantai Tanjung Pilawang, kepada Malut Post Jumat (12/4) menuturkan, kondisi pantai yang diserang abrasi air laut saat ini sangat memprihatinkan. "Pantai ini dulunya menjadi salah satu lokasi wisata warga Halut, namun akibat kurangnya perhatian dari Pemerintah serta oknum warga yang sengaja buang sampah sembarangan, membuat pantai Tanjung Pilawang semakin miris,” terang Reza yang mengatakan jika tidak segera diatasi maka pantai ini tidak lama akan dikepung abrasi air laut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halut, Samud Taha, yang dikonfirmasi terkait penanganan keluhan warga mengatakan, tangungjawab abrasi dan kondisi sampah di kawasan tersebut bukanlah Tupoksi DLH. “Masalah tersebut bukan tanggungjawab pihaknya (DLH red), namun merupakan tugas Dinas Pekejaan Umum dan Penataan Ruang,”  singkat Samud Taha.(Cr-04/Lid)
 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan