Kamis, 23 Mei 2019

 Headline
MALUT POST / / Fraksi PAD DPRD Morotai Pecah

Fraksi PAD DPRD Morotai Pecah

Diposting pada 15/04/2019, 11:41 WIT
Asmawati Mamurang
Asmawati Mamurang

DARUBA-Suara Fraksi Pembangunan Amanat Demokrasi (PAD) DPRD Pulau Morotai, pecah terkait pengesahan Ranperda Multi Years dalam paripurna pengesahannya, Jumat (12/4) pekan lalu. Ketua dan anggota beda pendapat soal itu.

Ketua Fraksi PAD Mc Bill Abdul Aziz  saat membacakan pandangan akhir fraksi, menegaskan penolakannya atas pengesahan tersebut.  “Dalam pembahasan tersebut, fraksi kami menilai pembahasannya belum tuntas, namun terkesan dipaksakan untuk diparipurnakan dan menjadikan peraturan daerah,” tegas Mc Bill. Fraksinya menginginkan lahirnya sebuah peraturan daerah yang berkualitas, sebab Perda  Multi Years anggaranya sangat besar, sehingga harus dikaji lebih dalam lagi.

Namun di satu sisi, anggota Fraksi PAD Asmawati Mamurang, menilai apa yang dilakukan Mc Bill Abdul Aziz merupakan keputusan sepihaknya. “Apa yang disampaikan Mc Bill Perda Pembangunan Tahun Jamak atau Multi Years, adalah sikap sepihak Mc Bill, dan itu bukan keputusan fraksi,” tegasnya. Dia mengaku keputusan tersebut tidak pernah dikoordinasikan dengan mereka. Dua anggota fraksi lainnya Antasari Alam dari PAN dan Ajudin Tanimbar dari PPP juga tidak sepakat dengan Mc Bill.  “Dalam pandangan fraksi itu juga tidak ada tanda tangan Pak Antasari Alam dari Partai PAN dan Pak Ajudin Tanimbar dari PPP. Karena dia tidak pernah koordinasi dengan kami. Kami menerima, tidak menolak," semprotnya.

Soal tanggapan itu, Mc Bill justru menilai Asmawati tidak tahu persoalannya karena jarang masuk kantor.  “Makanya rajin-rajin masuk kantor, supaya saat pengambilan keputusan di fraksi dia (Asmawati, red) bisa tahu. Karena selama ini dia tidak pernah masuk kantor, itu saja," sindir Mc Bill. Dia juga membantah mengambil keputusan tanpa koordinasi dengan anggotanya. "Yang jelas yang namanya keputusan fraksi itu berarti fraksi gabungan di dalamnya, jadi semua sudah saya koordinasi," pungkasnya.

Sementara Sekkab Muhammad M. Kharie, menjelaskan dalam pembahasan ranperda tersebut Mc Bill berada diluar. Namun kemudian yang bersangkutan masuk dan meminta diserahkan ke internal, dan itu disetujui.  “Perlu diketahui bahwa tahapan pembahasannya sangat panjang dan luar biasa sampai pada keputusan akhir. Jadi kalau ada mengatakan bahwa Ranperda Multi Years tidak dibahas sampai tuntas itu tidak benar,” tegasnya

Walaupun Fraksi PAD menolak, namun  empat fraksi yakni Fraksi PDI-P, PKS, Golkar, dan Fraksi Kebangkitan Nurani Nasional menyetujuinya, sehingga langsung diketok. “Walaupun satu fraksi tidak setuju, yang jelasnya masih ada empat fraksi yang menyetujuinya, sehingga ranperda tetap disahkan,” pungkasnya. (cr-02/onk).

 

Share
Berita Terkait

Oknum PNS Cabuli 3 Siswa SMP

24/02/2018, 09:57 WIT

Diduga Selingkuh, Guru Dianiaya

09/02/2018, 14:08 WIT

Bantuan untuk Nelayan Disalurkan

13/02/2018, 15:04 WIT

Terkendala Penempatan Tugas

28/02/2018, 12:30 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan