Rabu, 24 April 2019

 Headline

Hamka Hamzah Belum Habis

Diposting pada 15/04/2019, 10:03 WIT
HAMKA Hamzah
HAMKA Hamzah

MALANG - Kapten Arema FC Hamka Hamzah dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Presiden 2019. ini jadi bukti Hamka belum habis dan kemampuannya masih oke. Hamka sempat jadi salah satu bek terbaik Indonesia sebelum menghilang perlahan dalam lima tahun terakhir. Dia memang masih bermain di sejumlah klub top seperti Borneo FC, PSM Makassar, Sriwijaya FC, dan Arema FC.

Kepindahannya ke Arema tengah musim lalu adalah kali kedua dia memperkuat klub Malang itu, setelah yang pertama pada 2015/2016. Hamka pindah menyusul ketidakpastian soal gaji dan manajemen Sriwijaya yang amburadul di paruh pertama Liga 1 2018.

Di Arema, Hamka ternyata menemukan rumah barunya dan dia pun berhasil membawa Arema finis sebagai tim kedua dengan rekor kandang terbaik musim lalu. Performa oke itu dilanjutkan Hamka saat berhasil melajukan Arema ke tangga juara Piala Presiden 2019.

Pada laga final melawan Persebaya Surabaya, Arema menang agregat total 4-2. Setelah berimbang 2-2 di leg pertama, Arema menang 2-0 pada leg kedua di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (12/4) malam WIB kemarin.

Kebahagiaan Hamka makin lengkap karena dia terpilih sebagai pemain terbaik turnamen tersebut. Selain mencetak dua gol, Hamka berhasil menggalang pertahanan Arema sehingga hanya kebobolan enam gol.

"Untuk menjadi pemain terbaik, di mana usia saya tidak muda, tapi ya patut disyukuri, saya ucapkan Alhamdulillah," kata Hamka usai pertandingan.

Hamka berharap prestasinya ini bisa dicontoh oleh para pemain muda di seluruh Indonesia. "Semoga ini akan menjadi contoh untuk pemain-pemain kuda yang ada di Indonesia," sambungnya.

"Saya ingin menunjukan di saat usia 35 saya belum habis. Jadi saya terus memberikan contoh-contoh dan teladan kepada pemain-pemain muda, dimana pemain emosinal dilapangan saya berikan contoh untuk melerai," ujarnya.

Hamka pun berhak mendapatkan uang haduah sebesar Rp 250 juta. Menurutnya uang tersebut akan digunakan untuk keluarga Arema FC.

"Itu sudah ada dipikiran saya, Insya Allah tim juga akan dapat, karena ini adalah tim, pemain, offisial. Bahkan Aremania dan Aremanita saya sudah pikirkan itu," tandas Hamka.

Sementara itu, Pelatih Arema FC Milomir Seslija bangga betul dengan kemenangan di final Piala Presiden 2019. Gelar juara bisa didapat karena penampilan heroik para pemain.

Gelaran Piala Presiden tuntas dengan Arema mengalahkan Persebaya Surabaya 2-0 pada leg kedua final di Stadion Kanjuruhan, Malang, akhir pekan kemarin. Singo Edan juara dengan agregat 4-2, usai pada leg pertama di Stadion Gelora Bung Tomo bermain imbang 2-2. Bagi Arema ini adalah trofi kedua mereka di ajang ini dan bak menyempurnakan perjalanan sempurna mereka di fase gugur lewat sebuah performa apik, menghajar Bhayangkara FC 4-0 serta menang agrega total 6-0 atas Kalteng Putra di semifinal.

Padahal Arema sempat dikritik habis usai kekalahan dari Persela Lamongan di fase grup dan membuat mereka cuma lolos sebagai runner-up. Tapi kekalahan itu justru yang melecut semangat Arema untuk bangkit.

"Arema tampil heroik dan maksimal dalam pertandingan tadi. Saya bersyukur Arema akhirnya bisa menang," kata pelatih yang akrab disapa Milo itu.

Lebih lanjut Milo membantah anggapan Arema bermain bertahan di laga final. Sebab strategi membiarkan Persebaya tampil dominan adalah cara Arema untuk mencari kelemahan lawan dan menyerang balik.

"Arema tampil cerdas malam ini, kita bukan bertahan, tetapi ada strategi yang dimainkan. Hasilnya kita bisa mencetak gol. Kita sengaja menunggu stopper naik, dan iti kelemahan dari Persebaya. Akhirnya bisa mencetak gol," ujarnya.

Selepas laga final ini, Milo memberikan kebebasan bagi skuat Arema untuk beristirahat sebelum mempersiapkan diri untuk Liga 1 2019 bulan depan.

"Belum ada yang dipikirkan, kita akan istirahat dulu, mungkin sampai lima hari. Sambil nanti mempersiapkan tim untuk kompetisi Liga 1," tegas Milo. (dtc/yun)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Vote Pilpres

(82,46%)       :       (17,54%)

Dahlan Iskan